EKSPRESNEWS — Ada momen sederhana yang menarik perhatian warga saat Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau penanganan bencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).
Usai meninjau posko utama penanganan bencana, Gibran terlihat meluangkan waktu untuk berfoto bersama sejumlah warga. Momen tersebut berlangsung di tengah suasana penanganan pascabencana yang masih berjalan di kawasan terdampak.
Kunjungan Gibran dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta penanganan dampak galodo yang menerjang kawasan Arosuka dan sekitarnya.
Bencana banjir bandang menerjang kawasan Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam. Material berupa lumpur, batu, pasir dan kayu terbawa arus hingga masuk ke kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok dan sejumlah permukiman warga.
Sejumlah fasilitas pemerintahan mengalami kerusakan. Perumahan Nuansa Griya Arosuka juga menjadi salah satu kawasan yang terdampak cukup parah.
Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan terseret arus. Seorang korban berusia 21 tahun ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kedatangan Wapres Gibran berlangsung ketika proses pembersihan material banjir masih dilakukan oleh petugas gabungan di sejumlah titik terdampak.
Sebelumnya, kunjungan Gibran ke Arosuka telah dijadwalkan untuk meninjau langsung kawasan yang terdampak galodo, termasuk kompleks perkantoran pemerintah daerah.
Di tengah situasi tersebut, momen Gibran berfoto bersama warga menjadi salah satu perhatian dalam kunjungannya. Kehadiran warga yang ingin mengabadikan momen bersama Wapres menunjukkan antusiasme masyarakat di lokasi kunjungan.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan bencana di Kabupaten Solok, khususnya pada tahap tanggap darurat dan pemulihan setelah bencana.
Sementara itu, proses penanganan dampak galodo masih terus dilakukan. Lumpur, batu, kayu dan material lainnya yang terbawa arus masih ditemukan di sejumlah kawasan terdampak.
Pemerintah bersama petugas gabungan terus melakukan pembersihan serta penanganan terhadap warga yang terdampak bencana. (Tohir)











