EKSPRESNEWS – Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat terkait pemanfaatan tanah erfpacht di kawasan Sungai Andok melalui langkah-langkah yang terukur dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama masyarakat yang berlangsung secara terbuka dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan keamanan fasilitas umum.
Keberadaan tumpukan sampah di sekitar kawasan menjadi salah satu persoalan utama yang diharapkan segera mendapat solusi dari pemerintah.
Selain itu, masyarakat juga meminta bak penampungan tinja dipagari agar tidak membahayakan anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Hendri langsung menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan peninjauan lapangan sekaligus menyiapkan alternatif lokasi pembuangan sampah yang lebih representatif.
Pemerintah juga memastikan pembangunan pagar pengaman pada fasilitas tersebut akan direalisasikan dalam tahun anggaran 2026.
Di sektor pertanian, kelompok tani mengusulkan bantuan alat pengolah lahan guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Hendri menyebut usulan tersebut akan dikaji berdasarkan kebutuhan di lapangan serta kemampuan program pemerintah daerah.
Ia juga melihat kawasan Sungai Andok memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan perkebunan kopi yang bernilai ekonomi tinggi.
Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, kawasan tanah erfpacht diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih produktif, bersih, aman, dan memberikan kesejahteraan bagi warga.(WTD)











