EKSPRESNEWS – Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, menegaskan dukungan penuh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan meninjau langsung stand-stand pedagang di arena Pacu Kuda Gubernur Cup III Alek Anak Nagari Pabasko, yang digelar di GOR Khatib Sulaiman, Ahad (26/10).
Ny. Maria memberikan apresiasi terhadap semangat para pelaku UMKM yang turut memeriahkan ajang tahunan bergengsi ini. Menurutnya, kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Momen seperti ini harus dimanfaatkan oleh UMKM kita. Acara Alek Pacu Kuda tidak hanya dihadiri masyarakat Padang Panjang, tetapi juga pengunjung dari luar daerah. Jadikan kesempatan ini untuk memperkenalkan dan menjual produk lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi UMKM dalam kegiatan besar seperti pacu kuda bukan sekadar soal penjualan, tetapi juga sebagai sarana promosi dan penguatan identitas ekonomi daerah.
“Penting bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam kualitas produk, tampilan kemasan, dan pelayanan. Dengan begitu, UMKM kita bisa bersaing lebih luas,” kata Ny. Maria.
Ketua Dekranasda menegaskan, pihaknya selalu mendukung langkah kreatif pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kualitas produk.
“Kami di Dekranasda selalu siap mendorong UMKM agar terus berkarya, berinovasi, dan menciptakan produk yang semakin menarik dan berkualitas,” tambahnya.
Suasana arena pacuan kuda tampak ramai dipadati pengunjung. Sorak penonton dan derap kuda menambah meriah kegiatan, sementara stand UMKM ramai dikunjungi warga yang ingin mencicipi kuliner lokal dan membeli cendera mata khas daerah.
Salah satu pedagang kelapa muda, Saka, mengaku merasakan dampak positif dari ajang tersebut. “Alhamdulillah, omzet kami meningkat dari hari biasanya. Kalau bisa, kegiatan seperti ini diadakan lebih sering, karena pengunjungnya ramai dan banyak dari luar kota,” ujarnya senang.
Melihat antusiasme masyarakat dan pelaku usaha, Ny. Maria optimistis bahwa Pacu Kuda Gubernur Cup dapat menjadi ruang ekonomi rakyat yang produktif sekaligus ajang promosi potensi lokal Padang Panjang.
“Event seperti ini menunjukkan bahwa olahraga dan budaya tradisional juga bisa menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Semoga ke depannya lebih banyak UMKM yang mendapat manfaat dari setiap kegiatan kota,” tutupnya.(abdi)











