EKSPRESNEWS – Kepedulian nyata terhadap anak-anak penyandang penyakit serius kembali ditunjukkan TP-PKK Kota Padang Panjang. Ketua TP-PKK, Ny. Maria Feronika Hendri, menyerahkan bantuan senilai Rp13.250.000 kepada balita penderita hidrosefalus, Muhammad Fauzi, di Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat (24/10).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ny. Maria, didampingi Staf Ahli, Sri Wahyuni, Ketua DWP, Sri Hidayani Sonny, serta Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno. Penerima bantuan adalah ibunda Fauzi, Yani, di kediamannya.
Menurut Ny. Maria, dana bantuan ini berasal dari hasil penggalangan yang melibatkan kader PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga para pelaku UMKM di Padang Panjang.
“Setelah melihat kondisi Fauzi dua hari lalu, PKK bersama berbagai pihak berinisiatif menggalang dana. Hari ini hasilnya kami serahkan untuk membantu kebutuhan Fauzi,” ujar Ny. Maria.
Bayi berusia tujuh bulan ini diketahui telah menjalani dua kali operasi akibat hidrosefalus. Saat ini Fauzi hanya dapat mengonsumsi susu khusus melalui selang yang dipasang di tubuhnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Maria menanyakan langsung kepada Yani tentang perkembangan kesehatan Fauzi sejak masa kehamilan hingga kondisi terkini. Hal ini dilakukan agar proses pengobatan sang balita terus mendapat perhatian.
Ny. Maria berharap keluarga tetap tabah dan sabar menghadapi ujian ini. “Ibu yang tegar, rawat Fauzi dengan penuh kasih. Bantuan ini semoga meringankan kebutuhan dan menjadi jalan menuju kesembuhannya,” pesannya dengan penuh empati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi sosial ini. Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat Padang Panjang patut diapresiasi karena menunjukkan nilai kemanusiaan yang tinggi.
“Semoga kepedulian seperti ini terus tumbuh di masyarakat. Dengan bersama-sama, setiap kesulitan akan terasa lebih ringan,” tutup Ny. Maria.
Bantuan ini sekaligus menjadi simbol nyata bahwa kepedulian sosial di Padang Panjang terus dijaga, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan moral maupun finansial.(abdi)











