EKSPRESNEWS — Kafilah Kota Padang Panjang mencatatkan lonjakan prestasi pada MTQN ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat setelah berhasil menempati peringkat ketujuh dari seluruh peserta. Capaian ini naik enam tingkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Penutupan MTQN digelar di Lapangan Wirabraja, Bukittinggi, Kamis (18/12), dan dipimpin Sekdaprov Sumatera Barat, Arry Yuswandi. Ajang ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan pembinaan bagi seluruh kabupaten/kota dalam meningkatkan kualitas qari dan qariah.
Pada MTQN kali ini, Padang Panjang menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai cabang. Peserta dari jenjang anak-anak, remaja, hingga dewasa berhasil menorehkan hasil yang memperkuat posisi kota tersebut di papan tengah klasemen.
Prestasi tertinggi disumbangkan Azka Alfaro yang meraih juara 1 Tahfidz 1 Juz Non Tilawah Putra. Disusul Faizah Hayatun Nufus dan Daffa Rafasya yang masing-masing meraih juara 3 pada Tahfidz 1 Juz Non Tilawah Putri dan Tilawah Anak-anak Putra.
Capaian membanggakan lainnya diraih Muhammad Hafidz Wietri Mudrison sebagai juara 2 Tartil Dasar Putra, Ghafilullah Nafli Cs sebagai juara 3 Syarhil Qur’an Putra, serta Zafran Zandra Alfarizi yang berhasil menjadi juara 2 Tahfidz 5 Juz Non Tilawah Putra.
Pada cabang tilawah usia dini dan remaja, Padang Panjang juga mengamankan gelar juara. M. Hasan Husein meraih juara 1 Tilawah TK Putra, sementara Zukhriful Shadri tampil kuat sebagai juara 1 Tilawah Remaja Putra.
Kafilah Padang Panjang turut menambah poin melalui capaian juara harapan, terdiri dari 11 peserta juara harapan I, dua juara harapan II, dan lima juara harapan III. Termasuk di antaranya penampilan perdana Kepala Bappeda Putra Dewangga dan Asisten Administrasi Umum Ade Nafrita Anas di cabang Tartil Eksekutif Putra.
Secara umum, MTQN ke-41 menempatkan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai juara umum, diikuti Kota Padang dan Bukittinggi. Padang Panjang berada di posisi ketujuh, melampaui sejumlah daerah dengan tradisi MTQ kuat.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi terhadap kafilah yang telah berjuang maksimal. “Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan dan mempersiapkan diri lebih baik pada MTQ berikutnya,” ujarnya.











