BeritaSumatera Barat

Musrenbang Koto Katik: Wawako Allex Tegaskan Komitmen Wujudkan Program yang Langsung Dirasakan Warga

×

Musrenbang Koto Katik: Wawako Allex Tegaskan Komitmen Wujudkan Program yang Langsung Dirasakan Warga

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, menjadi momentum penting bagi pemerintah setempat dan warga untuk merumuskan arah pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dalam forum yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, dibahas sebanyak 12 usulan prioritas yang mencerminkan kebutuhan riil warga setempat.

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, yang secara khusus menekankan pentingnya menyelaraskan usulan masyarakat dengan visi pembangunan daerah. Menurut Wawako Allex, Musrenbang bukan sekadar ajang formalitas, melainkan ruang strategis untuk mengakomodasi aspirasi yang benar-benar dibutuhkan warga.

Dari total 12 usulan yang dibahas dalam pertemuan tersebut, mencakup berbagai sektor penting. Tiga di antaranya adalah kegiatan fisik yang fokus pada penguatan infrastruktur lingkungan, empat usulan dalam bidang sosial budaya, serta lima usulan pada sektor ekonomi yang mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

Wawako Allex dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap usulan harus dikelola dengan pendekatan yang berdampak langsung kepada kesejahteraan warga. Ia mengingatkan agar perencanaan pembangunan selalu berpijak pada kebutuhan nyata, sehingga program yang dirancang dapat memberikan manfaat konkret dan terasa oleh setiap keluarga di Koto Katik.

Lebih lanjut, forum Musrenbang tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Perwakilan dari berbagai RT dan organisasi warga aktif menyampaikan aspirasi mereka, termasuk keinginan untuk peningkatan layanan publik serta dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Beberapa usulan yang muncul antara lain dorongan terhadap pelatihan keterampilan untuk kelompok ekonomi kreatif, perbaikan fasilitas lingkungan yang menjadi kebutuhan bersama, serta program-program sosial budaya yang mendukung kohesi dan solidaritas masyarakat.

Wawako Allex menambahkan bahwa pemerintah kota akan melakukan kajian mendalam terhadap semua usulan yang telah disampaikan agar dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Proses itu akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan setiap program mendapat perhatian dan sumber daya yang memadai.

Tidak hanya itu, Allex juga mengatakan bahwa Musrenbang merupakan bagian fundamental dari tata kelola pemerintahan yang partisipatif. Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga setiap langkah pembangunan menjadi tanggung jawab bersama.

Tokoh masyarakat setempat menyambut positif Musrenbang ini karena memberi ruang bagi warga untuk menyuarakan gagasan dan kebutuhan mereka langsung kepada pemangku kebijakan. Mereka berharap usulan yang diajukan dapat segera dieksekusi dan memberikan perubahan signifikan di lingkungan mereka.

Forum juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program-program yang akan datang, agar setiap warga mengetahui progres dan hasil dari usulan yang sudah dikomunikasikan melalui Musrenbang ini.

Selain itu, Wawako berharap bahwa program pembangunan yang dihasilkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan sosial budaya yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

Dengan berakhirnya Musrenbang Kelurahan Koto Katik, Pemkot Padang Panjang yakin langkah perencanaan yang inklusif ini akan membawa manfaat berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi tujuan pembangunan yang lebih adil dan berdaya saing.(WTD)