EKSPRESNEWS – Upaya menekan angka kemiskinan terus diperkuat Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang melibatkan berbagai sektor.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Allex Saputra, Rabu (15/4/2026).
Dalam forum tersebut, Allex menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan program penanggulangan kemiskinan.
Ia menilai, permasalahan kemiskinan tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Semua harus bergerak bersama. Tanpa koordinasi yang kuat, program tidak akan berjalan maksimal,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya penyusunan program yang tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan.
Menurutnya, program pemberdayaan masyarakat harus menjadi fokus agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Selain itu, akurasi data menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program.
Allex meminta seluruh OPD memastikan penggunaan data yang valid agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.
Dalam rakor tersebut, Pemko juga menargetkan perluasan jangkauan program hingga kelompok masyarakat rentan di berbagai lapisan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Putra Dewangga menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan bagian dari program prioritas nasional yang perlu didukung secara optimal oleh pemerintah daerah.
Ia menyebutkan bahwa data kesejahteraan sosial yang dimiliki saat ini menjadi acuan penting dalam merancang program yang efektif.
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyamakan persepsi dan langkah dalam menekan angka kemiskinan.
Pemko optimistis, dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, upaya pengentasan kemiskinan di Padang Panjang dapat berjalan lebih optimal.
Ke depan, berbagai program yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.(WTD)











