BeritaSumatera Barat

Musrenbang Kelurahan Bukit Surungan Sorot 18 Usulan, Wako Hendri Arnis Dorong Program Berdampak Nyata untuk Warga

×

Musrenbang Kelurahan Bukit Surungan Sorot 18 Usulan, Wako Hendri Arnis Dorong Program Berdampak Nyata untuk Warga

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat upaya perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berdampak langsung bagi warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Salah satu forum penting itu digelar di Kelurahan Bukit Surungan, yang menjadi ajang pembahasan 18 usulan prioritas yang diajukan oleh masyarakat setempat dan didukung penuh oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.

Musrenbang Bukit Surungan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah kota, perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga, dengan tujuan menyelaraskan aspirasi masyarakat terhadap kebijakan dan program pembangunan yang akan masuk ke dalam dokumen perencanaan daerah. Forum ini menjadi ruang penting bagi warga dalam menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung kepada pemangku kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Wako Hendri menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan tidak hanya sekadar catatan administratif, melainkan harus mampu menghasilkan program pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan warga Bukit Surungan. Ia menekankan pentingnya fokus pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

“Musrenbang bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi merupakan langkah penting untuk menjadikan perencanaan pembangunan lebih responsif terhadap kebutuhan warga,” ujar Hendri Arnis di hadapan peserta Musrenbang.

Beragam usulan yang dibahas dalam forum tersebut mencerminkan beragam kebutuhan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan yang menjadi prioritas banyak warga, hingga program pemberdayaan sosial dan ekonomi yang diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Bukit Surungan.

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan bahwa mereka berharap program yang akan diprioritaskan adalah yang langsung dirasakan manfaatnya. Beberapa usulan yang muncul antara lain penataan fasilitas umum, dukungan pelatihan keterampilan untuk kelompok warga, serta perbaikan fasilitas lingkungan yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Wali Kota Hendri Arnis juga berpesan agar semua perangkat daerah segera melakukan kajian terhadap 18 usulan yang telah disampaikan, sehingga dapat dipetakan mana saja yang layak dianggarkan dan diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan. Ia menekankan agar proses kajian dilakukan secara cermat dan transparan.

Tak hanya itu, Hendri mengajak warga untuk tetap aktif mengikuti proses perencanaan hingga tahap pelaksanaan, sehingga terjadi kontrol sosial atas penggunaan anggaran pembangunan di lingkup kelurahan. Hal ini menurutnya penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Forum Musrenbang ini juga menjadi wahana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Warga merasa didengarkan dan dilibatkan secara langsung dalam menentukan arah pembangunan, yang menurut mereka merupakan proses demokratis yang harus terus dijaga.

Tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah yang memprioritaskan Musrenbang sebagai mekanisme perencanaan yang inklusif. Mereka berharap semua usulan bisa segera ditindaklanjuti melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.

Musrenbang Bukit Surungan kali ini menjadi cerminan nyata bahwa demokrasi perencanaan dapat berjalan dengan baik ketika masyarakat dilibatkan secara aktif dan pemerintah menjamin prosesnya berjalan terbuka dan akuntabel.

Lebih jauh, Pemkot Padang Panjang optimis bahwa pembangunan yang direncanakan dengan partisipasi masyarakat akan menghasilkan dampak yang lebih besar dan langsung terasa oleh warga, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan.(WTD)