BeritaSumatera Barat

Kuflet Padang Panjang Gelar Diskusi Kreatif, Bahas Strategi Seni Tanpa Batas

×

Kuflet Padang Panjang Gelar Diskusi Kreatif, Bahas Strategi Seni Tanpa Batas

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Komunitas Seni Kuflet kembali menggelar kegiatan diskusi seni dan sastra yang menjadi agenda rutin bagi para pegiat seni di Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut berlangsung di Sanggar Kuflet, Sabtu (7/3/2026), dan menghadirkan Dr. Adri Yandi, M.Sn sebagai narasumber utama.

Diskusi yang digelar bertepatan dengan suasana Ramadan itu tetap berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para peserta. Sejumlah anggota komunitas serta pecinta seni tampak hadir untuk mengikuti pemaparan materi sekaligus berbagi gagasan seputar proses kreatif dalam berkarya.

Ketua Komunitas Seni Kuflet, Nofal Dwi Saputra mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas dalam menjaga ruang dialog bagi para seniman muda. Diskusi menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan semangat berkarya di kalangan anggota.

Menurut Nofal, diskusi kali ini mengangkat tema “Unlock Infinity: Strategi Kreatif Bebas Batas.” Tema tersebut dipilih untuk mendorong para peserta memahami pentingnya pola pikir kreatif yang tidak membatasi kemungkinan lahirnya ide-ide baru.

Ia menjelaskan, narasumber yang dihadirkan juga memiliki kedekatan dengan komunitas karena merupakan alumni Komunitas Seni Kuflet. Kehadirannya dinilai mampu memberikan perspektif baru sekaligus pengalaman nyata dalam dunia kreatif kepada para peserta diskusi.

Dalam pemaparannya, Adri Yandi menekankan bahwa kemampuan berpikir kreatif menjadi kunci utama bagi seorang seniman maupun kreator konten. Tanpa kreativitas yang terbuka, ide dapat dengan mudah mengalami kebuntuan atau yang sering dikenal dalam dunia seni sebagai art block.

Ia juga menjelaskan bahwa pada dasarnya berbagai cabang seni memiliki pola yang serupa, meskipun menggunakan medium yang berbeda. Musik, film, lukisan, hingga teater memiliki prinsip penciptaan yang tidak jauh berbeda satu sama lain.

Karena itu, seorang kreator tidak seharusnya membatasi diri pada satu cara pandang saja. Dengan memperluas perspektif, seseorang dapat menemukan inspirasi baru dari berbagai disiplin seni yang berbeda.

Dalam sesi diskusi, Adri Yandi juga memberikan contoh sederhana terkait proses kreatif dalam pembuatan konten. Ia menyebutkan bahwa ketika membuat konten promosi hotel, kreator tidak harus selalu berfokus pada bangunan hotel semata.

Menurutnya, kreator dapat mengeksplorasi banyak kemungkinan lain seperti suasana kota, pengalaman tamu, hingga cerita di balik tempat tersebut. Cara pandang yang lebih luas akan membuat ide konten menjadi lebih segar dan menarik.

Sementara itu, pendiri Komunitas Seni Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn., menyampaikan bahwa kegiatan diskusi seperti ini sengaja menghadirkan alumni agar suasana lebih akrab dan inspiratif bagi anggota yang masih aktif.

Ia berharap kehadiran para alumni dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di komunitas tersebut untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi seni mereka. Menurutnya, ruang diskusi yang konsisten menjadi salah satu cara menjaga keberlanjutan ekosistem seni di Padang Panjang.(WTD)