BeritaSumatera Barat

Jelang Ramadan dan Idulfitri, Wako Hendri Arnis Bahas Penataan Pasar Pabukoan dan Arus Mudik untuk Kenyamanan Masyarakat

×

Jelang Ramadan dan Idulfitri, Wako Hendri Arnis Bahas Penataan Pasar Pabukoan dan Arus Mudik untuk Kenyamanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, Wali Kota Hendri Arnis memimpin pertemuan penting bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah untuk membahas sejumlah persiapan strategis yang dinilai krusial demi kelancaran aktivitas masyarakat di Kota Padang Panjang. Fokus utama pertemuan tersebut adalah penataan Pasar Pabukoan, pengaturan arus mudik, serta langkah-langkah antisipatif lain yang akan mendukung kenyamanan warga saat periode Ramadan dan libur Lebaran.

Perhatian intens terhadap pasar tradisional khas Ramadan ini bukan tanpa alasan. Pasar Pabukoan selama bulan suci biasanya menjadi pusat kegiatan ekonomi warga — terutama para pelaku UMKM — yang menjajakan ragam produk kebutuhan buka puasa hingga oleh-oleh Idulfitri. Hendri Arnis menegaskan bahwa keberadaan pasar tersebut harus dikelola sedemikian rupa supaya memberikan manfaat ekonomi sekaligus tidak mengganggu aksesibilitas serta arus lalu lintas di sekitarnya.

Dalam pertemuan yang dipusatkan di Rumah Dinas Wali Kota, Hendri mengingatkan bahwa pengelolaan pasar tidak boleh hanya bersifat administrasi, tetapi juga harus mempertimbangkan kenyamanan pengunjung, pedagang, serta pengguna jalan di kawasan pasar. Ia berharap penataan pasar dilakukan dengan menempatkan lokasi stan secara teratur, memperhatikan ruang pejalan kaki dan jalur kendaraan agar risiko kemacetan dapat diminimalisir.

Selain pasar, aspek arus mudik Lebaran menjadi topik yang mendapat porsi pembahasan serius. Hendri menyampaikan harapannya agar jalur Padang Panjang menuju Padang melalui Lembah Anai dapat berfungsi dua arah sepanjang periode puncak mudik dan arus balik. Langkah ini dimaksudkan untuk memperlancar mobilitas warga dari dan menuju kota, terutama ketika intensitas perjalanan meningkat tajam sepanjang akhir Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Usulan penataan tersebut juga dibarengi dengan strategi pengawasan yang lebih terkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat dan instansi lalu lintas terkait. Hal ini sekaligus untuk memastikan bahwa tak hanya mobilitas yang lancar, tetapi juga keamanan dan ketertiban jalan raya tetap terjaga selama libur panjang. Upaya serupa telah digaungkan secara nasional melalui Operasi Ketupat 2026 yang fokus pada antisipasi lonjakan arus mudik dengan berbagai skema rekayasa lalu lintas serta pengawasan keselamatan di ruas jalan utama.

Rapat koordinasi ini dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota, unsur OPD, serta pimpinan dari pihak keamanan dan dinas terkait. Keterlibatan lintas sektor menunjukkan komitmen Pemko Padang Panjang dalam menyikapi fase peningkatan aktivitas masyarakat secara terintegrasi — baik dari sisi pelayanan publik maupun pengaturan sosial ekonomi.

Isu stabilitas ketersediaan pangan dan harga kebutuhan pokok juga tidak luput mendapat perhatian. Hendri meminta agar pemerintah daerah bersama stakeholder terkait terus memantau pasokan barang kebutuhan pokok di pasar, sehingga di tengah meningkatnya permintaan saat Ramadan, warga tetap merasa aman dan harga relatif terkendali tanpa lonjakan tajam.

Menurut Hendri, persiapan yang matang sejak jauh hari sangat penting, karena Ramadan dan Idulfitri merupakan periode penuh aktivitas yang melibatkan hampir seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kegiatan ibadah, konsumsi, hingga interaksi sosial dalam keluarga dan komunitas. Ia berharap seluruh sisi pelayanan publik dapat berjalan optimal tanpa hambatan berarti.

Beberapa kepala dinas yang hadir dalam rapat memberikan masukan teknis terkait penataan Pasar Pabukoan, termasuk penyediaan fasilitas pendukung seperti area parkir, tempat sampah, serta akses keluar masuk yang jelas agar tidak menimbulkan konflik ruang dengan jalur utama. Hal ini dinilai penting demi terciptanya pasar yang nyaman dan teratur.

Masyarakat dan pelaku usaha di Padang Panjang menyambut baik inisiatif ini. Banyak yang berharap penataan pasar dapat memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal, sekaligus memberi ruang yang lebih nyaman bagi warga ketika berbelanja kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

Wako Hendri Arnis sendiri berpesan agar semua persiapan ini tidak berhenti pada rapat saja, tetapi segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata di lapangan menjelang pelaksanaan kegiatan masyarakat yang lebih intens pada Ramadan dan Idulfitri. Rencana ini juga akan terus dipantau agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif.

Dengan rencana penataan pasar yang matang dan koordinasi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap suasana Ramadan dan perayaan Idulfitri nanti dapat berlangsung aman, kondusif, lancar — serta memberi manfaat maksimal bagi perekonomian dan kenyamanan warga.(WTD)