EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mendorong peningkatan kualitas sektor pariwisata melalui penguatan sumber daya manusia, salah satunya lewat pelatihan pengelolaan homestay yang diikuti 35 peserta dari berbagai usaha penginapan lokal.
Pelatihan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Dinas Porapar ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan sekaligus daya saing homestay di tengah perkembangan industri pariwisata.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menegaskan, homestay memiliki peran strategis dalam memperkenalkan identitas daerah kepada wisatawan. Ia menyebut, pengalaman menginap yang berkesan dapat menjadi promosi efektif bagi destinasi wisata.
Menurutnya, pengelolaan homestay tidak bisa dilakukan secara konvensional, melainkan harus mengikuti perkembangan zaman dengan mengedepankan profesionalisme dan inovasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang ramah, fasilitas yang memadai, serta kebersihan lingkungan sebagai faktor utama dalam menarik minat wisatawan.
Selain itu, Allex menekankan bahwa penguatan sektor pariwisata membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang memberikan materi terkait pengelolaan usaha, peningkatan kualitas layanan, hingga strategi pemasaran yang efektif.
Kepala Dinas Porapar, Busmar Candra, menyampaikan kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelola homestay agar mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar industri.
Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dalam pengelolaan usaha masing-masing.
Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa homestay di Padang Panjang mampu menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang berkunjung.
Peningkatan kualitas homestay juga diyakini akan berdampak pada meningkatnya lama tinggal wisatawan, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemko optimistis, dengan SDM yang semakin kompeten, sektor pariwisata Padang Panjang akan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Ke depan, berbagai program penguatan kapasitas pelaku usaha pariwisata akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis potensi lokal.(WTD)











