EKSPRESNEWS – Upaya menjaga kestabilan ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Padang Panjang melalui program bantuan pangan bagi ribuan warga. Bantuan ini menjadi salah satu langkah konkret menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Sebanyak 7.169 kepala keluarga menerima bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026. Program ini diluncurkan langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis dalam kegiatan yang digelar di Puskesmas Kebun Sikolos.
Setiap penerima mendapatkan paket berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut disalurkan ke seluruh kelurahan yang ada di kota tersebut.
Dalam sambutannya, Hendri menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, terutama akibat perubahan harga bahan pokok di pasaran.
Ia menyebutkan, program bantuan pangan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga agar tetap terpenuhi.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data dari pemerintah pusat sehingga diharapkan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah daerah juga memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat waktu dengan melibatkan aparat kelurahan serta instansi terkait lainnya.
Wakil Wali Kota Allex Saputra turut menekankan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaan program ini agar manfaatnya dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Selain itu, Pemko memberikan apresiasi kepada Perum Bulog yang telah berperan dalam penyediaan logistik bantuan pangan tersebut.
Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Ke depan, Pemko Padang Panjang berkomitmen terus menghadirkan program perlindungan sosial yang adaptif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(WTD)











