EKSPRESNEWS – Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan bahwa pendidikan dan zakat merupakan dua instrumen penting yang harus berjalan beriringan dalam membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama antara Baznas Kota Padang Panjang dan Perguruan Thawalib.
Menurut Hendri, pendidikan memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang berilmu dan berkarakter.
Di sisi lain, zakat menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kedua instrumen tersebut dinilai saling melengkapi dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan Baznas dan Perguruan Thawalib dalam mengintegrasikan pengelolaan dana sosial keagamaan dengan program pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi contoh nyata bagaimana dana umat dapat dimanfaatkan secara produktif dan tepat sasaran.
Hendri menyebutkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan harus terus diperkuat melalui berbagai bentuk kerja sama dan inovasi.
Pemerintah Kota berharap pengelolaan zakat dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain mendukung pendidikan, dana zakat juga berpotensi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengurangi kesenjangan sosial.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat, Padang Panjang optimistis dapat melahirkan generasi yang unggul sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi.(WTD)











