EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Wali Kota Hendri Arnis meninjau Museum Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah, Kamis (14/11), sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas jasa tokoh pendidikan perempuan yang baru saja dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
Museum yang terletak di Kelurahan Pasar Usang, berdampingan dengan Perguruan Diniyyah Puteri, menampilkan jejak panjang perjuangan Rahmah El Yunusiyyah dalam mendirikan pendidikan puteri pertama di Indonesia sejak 1923. Foto-foto, buku peninggalan, hingga peralatan sehari-hari seperti mesin jahit dipajang rapi, menggambarkan kehidupan sederhana namun berdedikasi tinggi sang tokoh.
Wako Hendri menilai kunjungan ini menjadi kesempatan bagi generasi sekarang untuk memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. “Rahmah El Yunusiyyah adalah teladan bahwa perempuan mampu menjadi pilar kemajuan, pemimpin, sekaligus pejuang kemerdekaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Wako didampingi Fauziah Fauzan El Muhammady, salah satu ahli waris sekaligus pimpinan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Fauziah menjelaskan bahwa perjuangan Bunda Rahmah tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam membentuk tentara rakyat yang kemudian menjadi cikal bakal TNI.
Museum juga menampilkan rekam jejak alumni, pimpinan dari masa ke masa, serta pesan inspiratif dari tokoh nasional. Semua ini dimaksudkan agar setiap pengunjung dapat mengambil pelajaran tentang kepemimpinan, keberanian, dan keteladanan.
“Semoga nilai-nilai yang diwariskan Bunda Rahmah terus mengalir, melahirkan generasi perempuan tangguh, dan pahlawan-pahlawan baru bagi Indonesia,” ujar Fauziah.
Kunjungan Wako Hendri diakhiri dengan refleksi pribadi di ruang museum, menegaskan bahwa sejarah dan jasa Rahmah El Yunusiyyah akan terus menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Padang Panjang dan bangsa secara keseluruhan.(abdi)











