EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan darah yang aman dan sesuai standar nasional.
Hal ini terungkap dalam audiensi yang berlangsung di Balai Kota, Kamis (16/4/2026), yang dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra dan jajaran Kemenkes.
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret dalam memastikan layanan darah di daerah dapat berjalan optimal, baik dari sisi ketersediaan, kualitas, maupun sistem distribusi.
Allex Saputra menegaskan bahwa pelayanan darah memiliki peran krusial dalam menunjang layanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat dan penanganan pasien.
Ia menyebut, Pemerintah Kota siap mendukung penuh peningkatan kualitas layanan melalui penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan terbaik, termasuk dalam hal ketersediaan darah yang aman dan memadai,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Yanti Herman, menekankan pentingnya standar pelayanan yang terintegrasi di seluruh daerah.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pelayanan darah yang efektif dan berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, juga dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan, mulai dari penguatan fasilitas hingga optimalisasi manajemen layanan darah.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tenaga medis, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dr Sonya Themiarto serta Direktur RSUD Padang Panjang dr Irwanto.
Melalui sinergi ini, Pemko optimistis kualitas pelayanan darah di Padang Panjang akan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata di daerah.(WTD)











