EKSPRESNEWS.com – Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan ternak, tetapi juga menjadi momentum untuk menyembelih sifat buruk seperti kesombongan, keegoisan, dan ketamakan. Hal inilah yang menjadi makna mendalam perayaan Iduladha tahun ini di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang.
Pada perayaan Iduladha kali ini, Rutan Padang Panjang menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor domba. Proses penyembelihan berlangsung di lapangan dalam rutan dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta seluruh pegawai Rutan Padang Panjang, Rabu (27/05).
Usai penyembelihan, para WBP dan petugas saling bahu-membahu membersihkan, memotong, hingga memasak daging kurban untuk kemudian dinikmati bersama dalam tradisi makan bajamba.
Makan bajamba merupakan tradisi makan bersama khas Minangkabau dengan cara duduk melingkar dan menikmati hidangan secara bersama-sama. Tradisi ini memiliki filosofi duduak samo randah, tagak samo tinggi, yang menggambarkan bahwa setiap orang memiliki derajat yang sama. Nilai ini sekaligus meleburkan batas antara WBP dan petugas.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, juga turun langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan Iduladha, mulai dari penyembelihan, pemotongan, pemasakan hingga penataan hidangan di aula.
“Kita ingin Wargabinaan juga merasakan suasana kurban layaknya masyarakat di luar. Dengan makan bajamba ini, kita berharap silaturahmi antara petugas dan Wargabinaan semakin erat sehingga tercipta lingkungan rutan yang humanis, aman, dan tertib,” ungkap Novri.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatra Barat–Wilayah Kerja Riau, Dewi Novyenti, S.H., M.H., yang juga merupakan Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Padang Panjang.
Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan lingkungan rutan yang humanis dan penuh kekeluargaan. Ia juga mengingatkan para petugas untuk selalu bekerja dengan hati dan tidak melakukan kekerasan terhadap Wargabinaan.
“Wargabinaan juga memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang baik dari petugas. Jika ada petugas yang melakukan tindakan kekerasan, silakan laporkan langsung ke Kanwil Kemenkumham Sumatra Barat,” tegas Dewi disambut riuh tepuk tangan Wargabinaan.
Kegiatan makan bajamba ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara petugas dan Wargabinaan, serta menciptakan lingkungan Rutan Padang Panjang yang humanis, aman, dan tertib. (Wtd)











