BeritaSumatera Barat

Sinuruk Mattaoi Hadirkan Kearifan Lokal Mentawai Melalui Acara Musinuruk Ka Simaeruk #2

×

Sinuruk Mattaoi Hadirkan Kearifan Lokal Mentawai Melalui Acara Musinuruk Ka Simaeruk #2

Sebarkan artikel ini
Anggota Komunitas Sinuruk di Desa Maileppet, Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai
Anggota Komunitas Sinuruk di Desa Maileppet, Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai

EKSPRESNEWS – Komunitas Sinuruk Mattaoi telah menggelar kegiatan bernuansa kebudayaan lokal Mentawai, Musinuruk Ka Simaeruk #2 pada 21–23 Oktober 2025 di Aula Conforti, Desa Maileppet, Siberut Selatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian perayaan ulang tahun ke-43 Desa Maileppet dengan tema Ka Bagat Punen Laggai Desa Maileppet 43 Ngarura (Dalam Perayaan Ulang Tahun Desa Maileppet yang ke- 43 Tahun). Komunitas yang digerakkan generasi muda Mentawai ini menyampaikan harapan nilai-nilai lokal yang tampil dalam acara tersebut terus hidup seiring perkembangan zaman.

Acara selama tiga hari tersebut menghadirkan berbagai kegiatan bermuatan budaya lokal dan edukasi, mulai dari bazar UMKM lokal, pembuatan tato (ti’ti) Mentawai, pameran kerajinan tangan, hingga wisata edukatif ke Gua Siroige-Roiget dan kawasan mangrove. Anak-anak dari sekolah dasar dan taman kanak-kanak juga ikut serta dalam lomba menggambar dan mewarnai yang digelar pada pagi hari.

Pada malam kedua, penonton memenuhi Aula Conforti Desa Maileppet untuk menyaksikan pemutaran film dokumenter tentang budaya Mentawai, di antaranya Tuddukat: The Sound of Nature Mentawai oleh Martison Siritoitet dan Lia Eeruk. Kegiatan diakhiri dengan pameran arsip komunitas, penayangan film dokumenter Musinuruk Abak, dan pertunjukan tari serta musik tradisi oleh anak-anak Sanggar Bubuakat Simaeruk.

Koordinator kegiatan, Srikandi Putri yang akrab dipanggil Cici menyebut Musinuruk Ka Simaeruk bukan hanya perayaan, tetapi juga ruang belajar lintas generasi. “Kami ingin masyarakat Desa bisa merasakan hadirnya pemuda/i Desa Maileppet terutama merasakan adanya Komunitas Sinuruk Mattaoi yang berasal dari Desa ini, yang juga mampu belajar dan berkreasi sambil menjaga budaya Mentawai tetap hidup dan relevan,” ujarnya.

Kepala Desa Maileppet menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini yang melibatkan warga dari berbagai usia. “Acara ini memperkuat rasa kebanggaan terhadap budaya sendiri,” katanya.

Ketua Pelaksana Musinuruk Ka Simaeruk 2025, Joni Panulis Sapataddekat menyampaikan Komunitas Sinuruk Mattaoi berencana melanjutkan kegiatan ini sebagai agenda tahunan dengan memperluas kolaborasi di bidang seni, pendidikan budaya, dan ekowisata Mentawai.

“Musinuruk Ka Simaeruk yang kedua ini tantangannya sangat besar, karena kami berbaur langsung dan harus menyamakan persepsi dengan panitia Ulang tahun Desa yang berasal dari Karang Taruna, Pokdarwis, dan organisasi desa lainnya. Harapan saya, Musinuruk Ka Simaeruk akan selalu hadir di tengah masyarakat Desa Maileppet, lebih luas lagi dan menjadi festival besar tahunan di Kecamatan Siberut Selatan,” tegasnya. (DB)