EKSPRESNEWS – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-235 Kota Padang Panjang (HJK 235) semakin meriah dengan Festival Alang-Alang Baradaik, Ahad (16/11) di Desa Wisata Kubu Gadang. Festival ini menghadirkan permainan layang-layang tradisional yang melibatkan peserta dari berbagai suku, termasuk Padang Panjang, Batipuah, dan X Koto (Pabasko).
Acara ditandai dengan hadirnya peserta mengenakan pakaian adat Minangkabau, ditemani pemuka adat masing-masing suku. Saung atau Umpuak yang disediakan panitia menjadi tempat berkumpul sekaligus lambang persatuan anak kemenakan yang terjaga lintas generasi.
Wali Kota Hendri Arnis mengatakan, festival ini menjadi bagian penting dalam menjaga budaya lokal sekaligus mendukung Program Padang Panjang Semarak Festival yang mendorong berbagai kegiatan seni, budaya, dan kreativitas sepanjang tahun. “Kreativitas masyarakat bisa tumbuh dari hal sederhana seperti alang-alang dan bambu, yang diubah menjadi layang-layang indah,” kata Wako Hendri.
Festival akan kembali digelar pada 19, 23, 29, dan 30 November, dengan salah satu rangkaian dihadiri oleh Menteri Kebudayaan. Hadiah kategori umum mencapai Rp7,5 juta untuk juara I, Rp6 juta untuk juara II, dan Rp5,5 juta untuk juara III. Sementara kategori pelajar yang akan berlangsung Rabu, 19 November, menawarkan hadiah juara I Rp1,5 juta, juara II Rp1 juta, dan juara III Rp750 ribu.
Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, apresiasi budaya, dan motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan kearifan lokal. Festival Alang-Alang Baradaik menjadi bukti bahwa Padang Panjang tetap memelihara warisan budaya sambil merayakan kreativitas masyarakat.(abdi)











