EKSPRESNEWS – Curah hujan tinggi kembali memicu longsor di sejumlah titik di Koto Katik dan Koto Panjang, Sabtu (29/11). Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan memastikan penanganan berlangsung cepat.
Di lokasi kejadian, Hendri mendapati beberapa ruas jalan tertutup sepenuhnya oleh material longsor. Tanah, batu, dan pecahan pohon menumpuk di badan jalan sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas.
Tidak hanya menutup akses, longsor juga menyebabkan kerusakan pada sistem drainase. Saluran air tampak tersumbat oleh endapan lumpur sehingga air mengalir ke permukaan jalan. Selain itu, beberapa tiang listrik terlihat condong akibat pergerakan tanah.
Setelah melihat kondisi tersebut, Hendri menekankan pentingnya pendataan kerusakan secara detail oleh dinas teknis. Ia meminta agar seluruh titik yang terdampak segera dicatat sebagai dasar perbaikan.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jalur Lingkar Selatan. Ia menilai jalur itu masih berisiko karena beberapa titik mengalami keretakan dan belum sepenuhnya aman bagi kendaraan.
Pembersihan material longsor saat ini dilakukan secara bertahap oleh petugas gabungan. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses yang tertutup, sementara tim lain fokus mengamankan area yang berpotensi longsor susulan.
Hendri memuji dedikasi seluruh petugas dan relawan yang bekerja tanpa jeda di tengah kondisi cuaca yang sulit. Ia mengatakan solidaritas masyarakat dan kerja tim merupakan modal penting dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam dialog singkat dengan warga, Hendri memastikan seluruh keluhan warga akan ditampung dan ditindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian.
Warga Koto Panjang menyampaikan bahwa aktivitas sehari-hari sangat terganggu akibat akses jalan yang belum terbuka. Mereka berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan permanen.
Meski proses perbaikan belum tuntas, Hendri optimistis bahwa dengan kerja bersama seluruh pihak, akses jalan dan fasilitas umum dapat kembali normal dalam waktu dekat.(abdi)











