BeritaSumatera Barat

FGD Program Pembangunan 2025–2030, Pemko Padang Panjang Bahas Pasar, Sampah, hingga Kemiskinan Ekstrem

×

FGD Program Pembangunan 2025–2030, Pemko Padang Panjang Bahas Pasar, Sampah, hingga Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyelaraskan program pembangunan daerah periode 2025–2030 sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan strategis di daerah.

Forum diskusi tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis di Hall Lantai III Balai Kota pada Selasa (10/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai isu penting dibahas secara mendalam, mulai dari penataan kawasan pasar, pengelolaan sampah, hingga penyusunan kebijakan pembangunan jangka menengah daerah.

Hendri Arnis menekankan pentingnya sinkronisasi program antarperangkat daerah agar kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti perlunya pembenahan dalam pengelolaan Pasar Pusat Padang Panjang yang selama ini masih menghadapi berbagai persoalan, termasuk praktik oper sewa kios.

Menurutnya, pengelolaan pasar ke depan perlu dilakukan secara lebih profesional agar dapat meningkatkan pelayanan kepada pedagang dan pengunjung.

Selain itu, forum diskusi juga membahas persoalan pengelolaan sampah yang menjadi tantangan bagi pemerintah daerah karena keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir.

Pemerintah kota menilai diperlukan langkah strategis agar penanganan sampah tetap berjalan efektif tanpa menimbulkan beban biaya besar apabila harus dibuang ke luar daerah.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah program prioritas lain seperti penanganan kemiskinan ekstrem yang membutuhkan intervensi program secara tepat sasaran.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan dukungan anggaran hingga Rp150 juta untuk setiap RT sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.

Rencana revitalisasi Lapangan Pacu Kuda Bancalaweh juga menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam forum tersebut.

Revitalisasi kawasan tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

FGD tersebut turut menghadirkan sejumlah tim ahli percepatan pembangunan dari berbagai bidang yang memberikan masukan strategis guna mendukung arah pembangunan Kota Padang Panjang ke depan.(WTD)