EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang berhasil meraih dua penghargaan bergengsi pada November 2025, yakni Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Paritrana Award 2025. Capaian ini menegaskan komitmen Pemko dalam menghadirkan pelayanan publik terbuka serta melindungi kelompok pekerja rentan.
Predikat Kota Informatif dari KI Sumbar diserahkan pada Selasa (18/11) kepada Wakil Wali Kota, Allex Saputra, di Padang. Penilaian dilakukan melalui tahap pengisian kuesioner secara mendetail, hingga presentasi langsung di hadapan Komisi Informasi.
Menurut Allex, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestisius, melainkan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang konsisten menjalankan prinsip keterbukaan informasi. Ia menekankan bahwa akses informasi publik yang mudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Selain Pemko, sejumlah badan publik di Padang Panjang seperti Bawaslu, KPU, Pengadilan Agama, dan BPS juga meraih predikat Badan Publik Informatif, memperkuat budaya transparansi di tingkat instansi.
Sementara itu, Paritrana Award 2025 diterima Pemko pada Senin (17/11) dari Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar–Riau, Henky Rhosidie. Penghargaan diberikan atas inovasi dan komitmen Pemko dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan, termasuk pekerja sektor informal dan masyarakat yang memiliki risiko kerja tinggi.
Sejak 2019, Pemko telah menyiapkan anggaran khusus untuk jaminan sosial pekerja rentan. Hingga 2023, seluruh pekerja rentan dalam DTKS telah tercakup dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, perlindungan juga diberikan kepada perangkat RT, pengurus LPM, guru TPA, garin masjid, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Asisten I Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi seluruh pemerintah daerah untuk memperluas jaminan sosial, sehingga setiap pekerja memperoleh perlindungan layak.
Henky Rhosidie menambahkan, Paritrana Award menilai tidak hanya kepatuhan, tetapi juga inovasi daerah dalam implementasi jaminan sosial. Padang Panjang dinilai serius dalam memperhatikan pekerja rentan, menjadikan kota ini sebagai teladan bagi daerah lain.
Allex Saputra menegaskan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemko untuk terus mengembangkan layanan publik, memperkuat inovasi, dan memastikan manfaat kebijakan pemerintah dirasakan masyarakat secara nyata.
Dengan raihan dua penghargaan bergengsi ini, Padang Panjang semakin menegaskan posisinya sebagai kota yang transparan, inovatif, serta peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang rentan.(Abdi)











