BeritaPadang Panjang

Wawako Allex Saputra Dorong Islamic Centre Padang Panjang Jadi Pusat Pembelajaran dan Silaturahmi

×

Wawako Allex Saputra Dorong Islamic Centre Padang Panjang Jadi Pusat Pembelajaran dan Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mendorong pemanfaatan Islamic Centre sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi, Islamic Centre Kota Padang Panjang, Minggu (1/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Allex mengapresiasi kehadiran ratusan jemaah yang mengikuti kegiatan Subuh Mubarakah. Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi gambaran bahwa semangat menjaga nilai-nilai keislaman masih tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti Subuh Mubarakah memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius. Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Allex berharap Islamic Centre tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat melaksanakan ibadah salat. Lebih dari itu, fasilitas tersebut perlu dioptimalkan sebagai pusat kajian keislaman yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pusat kegiatan keagamaan harus mampu memberikan manfaat yang luas. Masyarakat dapat menjadikannya sebagai tempat menambah wawasan agama, mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, serta membangun komunikasi dan silaturahmi.

Kegiatan Subuh Mubarakah kali ini menghadirkan Buya Ristawardi sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya mempersiapkan bekal akhirat karena kehidupan dunia hanya bersifat sementara.

Buya Ristawardi mengingatkan bahwa setiap manusia diciptakan untuk mengabdi kepada Allah SWT. Karena itu, apa pun pekerjaan dan tanggung jawab yang dijalankan hendaknya selalu berorientasi pada pengabdian serta menghasilkan amal kebaikan.

Ia juga mengajak jemaah untuk tidak menjadikan keberhasilan duniawi sebagai satu-satunya ukuran kesuksesan. Keselamatan dan kebahagiaan di akhirat merupakan tujuan yang harus dipersiapkan melalui peningkatan keimanan dan amal saleh.

Dalam kesempatan itu, Buya Ristawardi turut menjelaskan bahwa harta, jabatan, serta berbagai kenikmatan hidup merupakan karunia Allah SWT. Semua yang dimiliki manusia bersifat sementara dan akan dimintai pertanggungjawaban.

Ia juga mengingatkan tentang kepastian datangnya kematian serta kehidupan alam barzakh sebagai fase penantian menuju hari kebangkitan. Pesan tersebut menjadi pengingat agar manusia tidak menyia-nyiakan waktu selama masih diberikan kesempatan hidup.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Doni Hendra, unsur Forkopimda, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota, ASN, dan berbagai lapisan masyarakat. Kehadiran unsur pemerintah bersama masyarakat menunjukkan dukungan terhadap kegiatan pembinaan keagamaan di daerah tersebut.

Melalui kegiatan Subuh Mubarakah, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap tumbuh semangat masyarakat untuk semakin dekat dengan kegiatan keagamaan. Optimalisasi Islamic Centre juga diharapkan mampu menjadikannya sebagai ruang ibadah, pendidikan, dan silaturahmi yang memberikan manfaat berkelanjutan.(WTD)