PariwaraSumatera Barat

Bakti Farmasi 2025 : Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kelurahan Ganting

×

Bakti Farmasi 2025 : Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kelurahan Ganting

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Bakti Farmasi 2025
Kegiatan Bakti Farmasi 2025

EKSPRESNEWS – Fakultas Farmasi Universitas Andalas melalui Badan Eksekutif Mahasiswa kembali menggelar kegiatan Bakti Farmasi 2025 pada Sabtu, 25 Oktober 2025, di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Andalas Ibu Prof. Apt. Fatma Sri Wahyuni, PhD dan turut dihadiri oleh Camat Padang Panjang Timur Bapak Doni Rahman, S.Pd, M.Pd yang didampingi Bapak sekretaris lurah Ganting sebagai bentuk dukungan pemerintah setempat terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Mengusung tema “Edukasi Masyarakat untuk Layanan Sosial & Integritas (EMULSI)”, kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan edukasi kefarmasian bagi masyarakat

Kegiatan yang dipusatkan di SDN 07 Ganting ini diikuti oleh lebih dari 120 peserta, terdiri dari warga, siswa sekolah dasar, serta lansia yang memerlukan kunjungan home visit. Dosen, apoteker, dokter, dan mahasiswa turut terjun langsung dalam memberikan pelayanan.

Beragam Layanan untuk Masyarakat

Bakti Farmasi 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan yang mencakup:

  1. Pemeriksaan & Pengobatan Gratis

Warga mendapatkan cek kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi dan pemberian obat gratis oleh tenaga kesehatan. Layanan ini disambut antusias oleh masyarakat yang jarang mendapatkan akses pemeriksaan secara menyeluruh.

  1. Home Visit untuk Lansia dan Warga yang Membutuhkan

Sebanyak 8 warga mendapatkan pelayanan langsung di rumah oleh tim yang terdiri dari 10 apoteker, 2 dokter, dan anggota NSAID. Pemeriksaan kondisi kesehatan, edukasi penggunaan obat, hingga pemberian terapi dilakukan secara personal.

  1. Penyuluhan DAGUSIBU

Materi mengenai Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Baik dan Benar disampaikan oleh apt. Yoneta Srangenge, S.Farm., M.Sc kepada 41 warga. Kegiatan dilengkapi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat.

  1. Sekolah Bencana

Bekerja sama dengan BPBD, materi kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya gempa dan erupsi Gunung Marapi, diberikan kepada warga sebagai upaya peningkatan literasi kebencanaan.

  1. Workshop Farmasi

Pada kesempatan ini Dosen dari Departemen Farmasetik Fakultas Farmasi (Ibu Dr. apt.Rini Agustin, M. Farm)  memberikan demonstrasi pembuatan lotion antinyamuk citronella dan edukasi kemananan kosmetika.  Selain itu masyarakat juga diberikan bimbingan manfaat tanaman herbal serta cara  pembuatan  minuman herbal instan dari temulawak dan bunga telang oleh Ibu Prof.Dr. Netti Suharti, M.S yang meruapakan salah seorang dosen fakultas Farmasi dari Departemen Biologi Farmasi

  1. Program Apoteker Cilik

Sebanyak 39 siswa SDN 07 Ganting diperkenalkan dengan dunia kefarmasian, mulai dari jenis-jenis obat hingga praktik pembuatan puyer.

Menanamkan Integritas dan Kepedulian Mahasiswa

Ketua panitia Bakti Farmasi 2025 menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menanamkan nilai integritas, empati, dan profesionalisme bagi mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa merasakan langsung bagaimana ilmu kefarmasian berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi kampus dalam meningkatkan kualitas kesehatan komunitas,” ujarnya.

Respons Positif dari Warga

Masyarakat Kelurahan Ganting menyambut baik kegiatan ini. Banyak warga mengapresiasi pelayanan yang ramah, lengkap, dan gratis. Program home visit menjadi salah satu kegiatan yang paling membantu bagi para lansia yang tidak dapat datang ke lokasi acara.

Penutup

Melalui Bakti Farmasi 2025, Fakultas Farmasi Universitas Andalas berhasil menghadirkan layanan kesehatan komprehensif sekaligus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai agenda tahunan untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, sadar obat, dan tanggap bencana.