EKSPRESNEWS – Kota Padang Panjang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring investasi internasional melalui partisipasi aktif pada ajang 2026 China (Indonesia) Trade Fair, 2026 China (Indonesia) Export Brand Joint Expo, dan 2026 International Industrial Week (Indonesia) yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Kehadiran Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, dalam forum bisnis berskala internasional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada investor global yang hadir dari berbagai negara.
Forum yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah daerah, serta perusahaan internasional itu menjadi sarana strategis bagi Kota Padang Panjang dalam membangun kemitraan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Hendri Arnis secara langsung mempromosikan sejumlah peluang investasi yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Kota Padang Panjang.
Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama yang ditawarkan kepada para investor. Kondisi geografis yang berada di dataran tinggi menjadikan Padang Panjang memiliki keunggulan dalam pengembangan berbagai komoditas pertanian yang bernilai ekonomi tinggi.
Selain pertanian, sektor industri pangan juga menjadi daya tarik tersendiri. Ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah membuka peluang besar bagi pengembangan industri pengolahan pangan yang berorientasi pada pasar nasional maupun internasional.
Tidak hanya itu, sektor perdagangan di Padang Panjang terus menunjukkan perkembangan yang positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dukungan pemerintah terhadap dunia usaha.

Potensi pariwisata juga menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam promosi investasi tersebut. Keindahan alam, udara yang sejuk, serta kekayaan budaya menjadi modal penting dalam pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara atas terselenggaranya pameran internasional yang memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama bisnis antara Indonesia dan Tiongkok.
Menurutnya, forum seperti ini memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Di hadapan para investor dan pelaku usaha internasional, Hendri memperkenalkan Padang Panjang sebagai kota strategis di Sumatera Barat yang memiliki beragam keunggulan kompetitif.
Ia menjelaskan bahwa lokasi geografis yang berada di jalur penghubung antarwilayah menjadikan Padang Panjang memiliki posisi yang sangat potensial sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional.
Keunggulan lainnya adalah lingkungan yang nyaman, udara yang sejuk, serta kualitas hidup masyarakat yang baik sehingga mendukung berbagai aktivitas ekonomi produktif.
Pemerintah Kota Padang Panjang juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif bagi seluruh pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di daerah tersebut.
Kemudahan perizinan menjadi salah satu prioritas yang terus dikembangkan guna memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan investasi.

Pembangunan dan penguatan infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian utama agar kebutuhan dunia usaha dapat terlayani secara optimal.
Dalam forum tersebut, Hendri Arnis mengajak para investor untuk datang langsung ke Kota Padang Panjang guna melihat secara nyata berbagai potensi yang tersedia.
Menurutnya, kunjungan langsung akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai peluang investasi yang dapat dikembangkan di berbagai sektor unggulan daerah.
Keikutsertaan Pemko Padang Panjang pada ajang internasional ini merupakan bagian dari strategi memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan produk dan potensi daerah ke tingkat global.
Hendri menilai bahwa hubungan kerja sama yang dibangun melalui pendekatan business to business (B2B) maupun government to government (G2G) akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan ekonomi daerah di masa mendatang.
Kerja sama yang kuat antara pemerintah, investor, dan pelaku usaha diyakini mampu menciptakan peluang baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui berbagai pembenahan yang terus dilakukan, Kota Padang Panjang optimistis mampu menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik dan kompetitif di Indonesia.
Partisipasi dalam International Industrial Week Indonesia 2026 yang berlangsung hingga 6 Juni 2026 diharapkan semakin membuka peluang kolaborasi global sekaligus memperkuat posisi Kota Padang Panjang sebagai daerah tujuan investasi yang potensial dan menjanjikan bagi investor dari berbagai negara. (wtd)











