EKSPRESNEWS – Keputusan membatalkan penerbangan oleh Kapten Pilot pesawat Super Air Jet (IU 186) rute Padang – Kuala Lumpur dikarenakan limitasi kecepatan angin saat mendarat, Rabu 26 November 2025 di Kuala Lumpur Internasional Airport.
Kapten pilot mengambil keputusan untuk Go Around dengan menaikkan kembali kecepatan pesawat dan mengarahkan burung besi itu ke sisi kiri. Perlahan tapi dengan goncangan yang cukup kuat sempat membuat panik penumpang.
Kapten pilot kembali menerbangkan pesawat karena alasan keamanan tentu adalah pilihan yang tepat. Kapten juga mengumumkan untuk kembali melakukan percobaan pendaratan kedua sebelum memutar diatas Selat Malaka.
Namun pesawat dengan nomor penerbangan IU 186 kembali membatalkan pendaratan karena alasan keamanan.
Kapten memutuskan untuk mengalihkan pendaratan terlebih dahulu ke Bandara Hang Nadim di Batam sembari menunggu kondisi angin untuk bisa mendarat dengan selamat. (Red)











