PariwaraTeknologi

Menilik Pabrik Ayeah, Perusahaan Air Mineral Sumbar Berstandar Internasional

×

Menilik Pabrik Ayeah, Perusahaan Air Mineral Sumbar Berstandar Internasional

Sebarkan artikel ini
Jajaran direksi dan staf PT Makmur Bersama Sahabat dalam kegiatan peningkatan mutu produksi standar ISO, 21 Desember 2024.
Jajaran direksi dan staf PT Makmur Bersama Sahabat dalam kegiatan peningkatan mutu produksi standar ISO, 21 Desember 2024.

EKSPRESNEWS – Air minum yang bersih lagi higienis merupakan kebutuhan dasar manusia. Kesadaran itulah yang menjadi landasan PT Makmur Bersama Sahabat, perusahaan penghasil produk air mineral dalam kemasan (AMDK) Ayeah dalam meningkatkan mutu-kualitas produksi. Dengan pabrik yang terletak di Jl. Raya Kuranji-Kampung Pinang, Kota Padang, perusahaan ini telah meraih Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.

“Sertifikat ISO 9001:2015 menunjukkan bahwa kita sudah berstandar mutu internasional. Untuk perusahaan air minum minimal wajib SNI, sedangkan sertifikat ISO standarnya lebih tinggi lagi, yang diuji setiap 3 tahun sekali,” ungkap Dedi Putra, manager produksi PT Makmur Bersama Sahabat ketika EkspresNews temui di pabrik Ayeah, Jumat 25 Juli 2025.

Menurut Dedi, standar itu bisa terpenuhi karena kualitas sumber air untuk produk Ayeah selalu dipantau oleh konsultan dari Departemen Teknik Geologi ITB. “Tugasnya menentukan titik geolistrik dalam menguji kelayakan air di suatu daerah,” jelas Dedi.

Kontur dan cekungan tanah juga menjadi unsur kelayakan suatu sumber air yang telah dipenuhi Ayeah, yang juga telah mendapat izin pemerintah untuk tahun 2024-2029. Sementara titik pengambilan air berada di sekitar pabrik.

Pabrik Ayeah di Kuranji.
Pabrik Ayeah di Kuranji.

Komitmen PT Makmur Bersama Sahabat dalam menjaga mutu produk Ayeah juga tampak dalam efisiensi produksi di pabrik, dimana proses pencetakan botol hingga menjadi AMDK siap konsumsi berlangsung dalam 1 hari. Sehingga produk Ayeah selama proses produksinya hanya tersentuh oleh alat-alat yang terjaga kebersihannya, tanpa tersentuh tangan.

Dedi juga menegaskan pihaknya disiplin untuk melaporkan kondisi produksi pabrik ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) setiap triwulan. “Dan tentunya juga telah mendapatkan sertifikasi halal oleh Kementrian Agama,” Dedi menegaskan.

Proses labelling di bagian control pabrik Ayeah.
Proses labelling di bagian control pabrik Ayeah.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, mesin pabrik memiliki kapasitas memproduksi 60 ribu dus dalam satu hari produksi, sehingga rata-rata pabrik Ayeah menghasilkan sekitar 864 juta liter dalam satu hari. Jumlah produksi tersebut dapat tercapai mengingat luas pabrik Ayeah sekitar 16 ribu m² (1,6 Ha), sehingga menjadi salah satu pabrik AMDK terbesar di Sumatera Barat. (*)