EKSPRESNEWS – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Pemerintah Kota Padang Panjang, Senin (2/3/2026).
Dalam pertemuan yang digelar di kantor wali kota tersebut, Afriansyah menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja muda melalui program pelatihan keterampilan.
Rombongan kementerian disambut Wakil Wali Kota Allex Saputra yang didampingi Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Indra Gusnady serta Kepala DPMPTSP Nurasrizal. Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Barat Firdaus Firman serta Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Padang Panjang Afrizal.
Afriansyah menyampaikan bahwa balai latihan kerja memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Ia mengajak pemerintah daerah untuk aktif mengarahkan lulusan SLTA dan SMK agar mengikuti pelatihan yang tersedia di balai latihan kerja. Menurutnya, pendekatan “jemput bola” sangat diperlukan agar generasi muda tidak kehilangan peluang meningkatkan kompetensi.
Saat ini, kata dia, pemerintah telah meningkatkan kapasitas peserta pelatihan di berbagai balai latihan kerja menjadi 5.000 orang. Para peserta yang mengikuti program tersebut juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui dunia kerja.
Selain pelatihan reguler, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan program Pelatihan Nasional bagi lulusan SMK tahun 2023 hingga 2025 dengan total kuota mencapai 70.000 peserta.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota untuk memanfaatkan program yang disediakan kementerian.
Ia menyebut sejumlah pemuda Padang Panjang yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya berhasil memperoleh sertifikat kompetensi, bekerja di luar negeri, bahkan membuka usaha mandiri.
“Program ini sangat membantu meningkatkan kemampuan anak-anak kita agar siap menghadapi persaingan dunia kerja,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan semakin banyak generasi muda Padang Panjang yang memiliki keterampilan profesional serta peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.(WTD)











