BeritaSumatera Barat

Dekranasda & Pemko Padang Panjang Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional Lewat INACRAFT 2026

×

Dekranasda & Pemko Padang Panjang Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional Lewat INACRAFT 2026

Sebarkan artikel ini

EKSPRESNEWS – Sinergi antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Pemerintah Kota Padang Panjang kembali ditunjukkan pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) awal Februari lalu. Keikutsertaan UMKM binaan Padang Panjang dalam pameran nasional ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan lokal, sekaligus mendorong pelaku usaha agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selama lima hari pameran, stan Dekranasda Padang Panjang ramai dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai daerah. Antusiasme tinggi tersebut memberikan dampak positif terhadap capaian transaksi dan jumlah pesanan yang diterima pelaku UMKM binaan. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa produk hasil kerajinan dan kuliner daerah memiliki potensi besar untuk dikenalkan ke pasar nasional.

Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, menyatakan bahwa keikutsertaan produk UMKM lokal dalam INACRAFT 2026 merupakan wujud nyata dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah melalui pembinaan, peningkatan mutu produk, serta pembekalan strategi pemasaran yang relevan dengan tren pasar modern. Maria menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar jualan, tetapi juga kesempatan penting untuk membangun jejaring usaha dan belajar membaca selera konsumen yang lebih luas.

Produk yang dipamerkan terdiri dari berbagai sektor unggulan daerah, mulai dari kriya batik dan bordir khas Padang Panjang hingga produk kuliner lokal yang memiliki cita rasa khas nusantara. Keberagaman produk ini mencerminkan kekayaan budaya serta kreativitas pelaku UMKM setempat, yang terus didorong untuk meningkatkan kualitas kemasan, inovasi desain, dan daya tarik visual agar lebih mudah diterima pasar nasional.

Dari sisi capaian, total penjualan yang dicatat selama penyelenggaraan pameran mencapai sekitar Rp85 juta, ditambah pesanan pre-order senilai Rp15 juta yang akan diproduksi dan dikirim setelah acara berakhir. Perolehan ini dinilai sebagai langkah awal yang menggembirakan dalam proses pengembangan akses pasar regional dan nasional.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan terus bersinergi dengan Dekranasda dan berbagai pihak terkait untuk memperkuat pendampingan UMKM. Menurutnya, kegiatan seperti INACRAFT merupakan etalase strategis bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas, membangun branding daerah, serta membuka potensi kerja sama dengan buyer dari berbagai wilayah di Indonesia.

Lebih jauh, pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada keikutsertaan dalam pameran saja, tetapi juga pada pembekalan teknis seperti pelatihan pengemasan, teknik pemasaran digital, dan optimalisasi kanal penjualan online. Upaya ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing mereka secara holistik.

Salah satu aspek yang ditekankan oleh Dekranasda adalah pentingnya UMKM memiliki identitas produk yang kuat serta cerita di balik produk tersebut. Hal ini tidak hanya menambah nilai jual, tetapi juga membuat konsumen lebih mudah memahami keunikan dan keaslian produk lokal yang mereka tawarkan.

Beberapa pelaku usaha yang terlibat dalam pameran menyampaikan rasa bangga dan optimisme bahwa keikutsertaan mereka dalam INACRAFT akan membuka peluang baru. Banyak di antara mereka yang mendapatkan permintaan produk dari konsumen yang belum pernah terjangkau sebelumnya, menandai potensi pertumbuhan usaha ke depan.

Pemko Padang Panjang juga terus melakukan evaluasi terhadap hasil partisipasi ini guna memperkuat strategi pengembangan UMKM di masa mendatang. Pemerintah berupaya memetakan tren permintaan pasar serta kebutuhan pelaku usaha lokal agar lebih adaptif terhadap perubahan dan ekspektasi konsumen.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan pelaku UMKM, diharapkan produk-produk lokal dari Padang Panjang dapat semakin dikenal di kancah nasional bahkan berpotensi menembus pasar internasional. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kreatif sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah.

Partisipasi UMKM Padang Panjang di INACRAFT 2026 menjadi bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta membuka peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan pelaku usaha skala kecil dan menengah.(WTD)