EKSPRESNEWS – Alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) yang saat ini dikenal dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar kegiatan “Taragak Basuo” di Daima Garden, Komplek Azizi, Padang, 10 Februari 2026.
Acara diikuti dari lintas angkatan 3 APDN hingga angkatan 20. Pemakarsa kegiatan sekaligus ketua panitia Syamsu Rahim menyampaikan selamat datang kepada seluruh alumni lintas angkatan dalam kegiatan ini.

“Ide kumpul ini muncul karena sudah 30 tahun APDN melebur ke Jatinangor. Selain itu, kita sampaikan deklarasi alumni kepada gubernur dengan konsep nagari karena kita sebagai alumni APDN memiliki peran melahirkan sarjana-sarjana pemerintahan sehingga mempunyai andil dalam proses peraturan nagari serta peraturan daerah,” kata Syamsu Rahim dalam kesempatan kata sambutan.
Dikatakannya, output yang diharapkan nantinya adalah evaluasi Perda Nagari, mendorong terbentuknya peraturan bupati mengenai Kerapatan Adat Nagari secara kelembagaan, dan basis masyarakat nagari baik dengan pemerintahan yang baik.

“Hutan lindung milik negara tapi dijaga oleh masyarakat nagari sehingga mengantisipasi bencana. Setelah lebaran kita buat draft usulan kepada gubernur, siapa lagi yang menjaga Sumatera Barat kalau bukan kita,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan Syamsu Rahim, sebaran penyakit masyarakat semakin merajalela. Dirinya memprakarsai pertemuan ini berharap bisa menyelesaikan persoalan yang disebutkan sebelumnya.

“Kita dilahirkan dari organ APDN Bukittinggi harus memberikan sumbangan rekomendasi kepada gubernur sumatera barat agar pemerintahan lebih baik lagi kedepannya,” tutur Syamsu Rahim.
Pada kesempatan yang sama secara aklamasi mantan Bupati Solok 2 periode, Syamsu Rahim didaulat langsung menjadi Ketua Alumni APDN Bukittinggi. (Abdi)











