Fokus  

Waspada! Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjang Sejumlah Wilayah hingga 6 Juli

Cuaca Ekstrem di Kota Padang.

JAKARTA, EKSPRESNEWS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es di sejumlah wilayah Indonesia periode 2 hingga 6 Juli 2023 mendatang.

BMKG mengatakan, selama sepekan ke depan, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diprakirakan aktif di sebagian wilayah Aceh. Sementara itu, gelombang Kelvin diprakirakan masih akan aktif di sebagian besar Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua bagian utara.

“Sehingga, faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” ujar BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (2/7/2023).

Sementara itu, BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon 94W terpantau di Samudra Pasifik timur Filipina dengan tekanan udara minimum 1010.1 yang bergerak ke arah barat-barat laut. “Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis tersebut, ” imbuhnya.

BMKG juga melaporkan adanya Sirkulasi Siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga perairan barat Sumatera Barat.

Daerah konvergensi itu, kata BMKG, memanjang di Laut Andaman hingga Teluk Thailand, di Laut Cina Selatan, dari Pesisir Barat Lampung hingga Bengkulu, dari Selat Karimata hingga Sumatra Selatan, dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah, dari Laut Maluku hingga Sulawesi Utara, dari Sulawesi Tengah hingga Selat Makassar, dari Papua Tengah hingga Papua Barat, dan dari Kep. Alor hingga Laut Sawu.

“Serta daerah pertemuan angin (Konfluensi) terpantau dari Laut Arafuru hingga Laut Banda, dari Laut Flores hingga Laut Jawa, dari Samudra Hindia Selatan NTT hingga Barat Daya Banten, dan di Laut Cina Selatan. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” ungkap BMKG.

BMKG mengatakan, berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat,Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam periode 2 hingga 6 Juli 2023 di wilayah:

Tanggal 2 – 3 Juli 2023 : Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Tanggal 4 – 6 Juli 2023 : Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. (Red/SKL)