Wali Nagari Se-Kecamatan Ulakan Tapakis Dukung Program ECHO-Green

0

EkspresNews.com – Plt. Camat Ulakan Tapakis menfasilitasi pertemuan seluruh Wali Nagari dan Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus) se- Kecamatan Ulakan Tapakis Kab. Padang Pariaman, dan Konsil LSM Indonesia dalam rangka Program “Mendorong Inisiasi Ekonomi Hijau oleh Petani Perempuan dan Pemuda dalam Sektor Pertanian Berkelanjutan di Indonesia (ECHO-Green)”, Selasa (20/10) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ulakan Tapakis.

Penandatangan berita acara dukungan Wali Nagari Se-Kecamatan Ulakang Tapakis, dalam mendukung Program ECHO-Green, Selasa (20/10)

Program ECHO-Green bertujuan mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh petani perempuan dan pemuda di sektor pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, keamanan pangan, peluang pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sebagai upaya mendukung pencapaian SDG2, SDG5 dan SDG8 di Indonesia, ujar Lusi Aggrayni, Koordinator Kecamatan Program ECHO-Green.

Pada tahun pertama ini program ECHO Green akan mendorong peningkatan kapasitas kelompok petani perempuan dan generasi muda di sektor pertanian yang bekerja di seratus desa, di delapan kecamatan di tiga kabupaten, yaitu: tiga kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Lombok Timur. Khusus Kab. Padang Pariaman kegiatan ini akan ditujukan pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ulakan Tapakis, Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung, tambah Sony Saefulloh, Tim Ahli Program Echo Green.

Lusi, menjelaskan bahwa ECHO Green akan memperkuat keterlibatan perempuan dan pemuda dalam pembangunan desa/Nagari di bawah tatanan desa/Nagari yang baru dimana berdasarkan Undang Undang Desa bahwa Pemerintah Desa memiliki wewenang untuk menyusun Rencana Tata Ruang Desa/Nagari dan Rencana Tata Guna Lahan Desa yang terintegrasi, artinya proses-proses perencanaan yang dilakukan harus partisipatif, memastikan keterlibatan efektif perempuan, generasi muda dan kelompok-kelompok terpinggirkan lainnya.

Selanjutnya, Sony dalam paparannya menjelaskan Perencanaan tata ruang dan penggunaan lahan yang inklusif sangat dibutuhkan bagi masyarakat, pertama bahwa perencanaan tata ruang dan penggunaan lahan yang inklusif memastikan alokasi ruang terbagi sesuai dengan kebutuhan, keadilan serta keberlanjutan layanan alam di masa mendatang. Kedua, melalui perencanaan tata ruang dan penggunaan lahan yang inklusif diharapkan mendorong transformasi Nagari menjadi Nagari Mandiri dan Berdaulat Pangan. Terakhir, Peta perencanaan digunakan sebagai dasar penggunaan dan pemanfaatan ruang yang terpenting termasuk sumber daya alam, bagi kesejahteraan kita saat ini maupun anak cucu kita nanti.

Diakhir sesi pertemuan, dilakukan penandatanganan berita acara komitmen bersama antara Plt. Camat bersama dengan seluruh Wali Nagari se-Kecamatan Ulakan Tapakis, guna bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Program ECHO Green terutama dalam penyusunan Perencanaan Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di masing-masing Nagari. (san)

Comments

comments

About author