Fokus  

Tol Padang-Sicincin Jadi Tol Estetik, Arahan Basuki : Landskaping Yang Bagus

Sensasi menyalip kereta api dari atas overpass, sungguh elok dan estetik.

JAKARTA, EKSPRESNEWS.COM – Tak hanya menyuguhkan pemandangan perbukitan dan hamparan sawah, Tol Padang-Sicincin nantinya juga akan memberikan pengguna tol sensasi menyalip kereta api dari atas overpass, sungguh elok dan estetik.

Tol Padang-Sicincin memiliki main road sepanjang 36 Kilometer yang dilengkapi dengan 2 overpass atau jalan layang. Dan dari atas overpass inilah nanti, jika sedang beruntung, pengendara bisa bertemu kereta api yang sedang lewat dan akan merasakan sensasi menyalip kereta api dari ketinggian overpass.

Momen ini bisa dirasakan di STA 12 di Nagari Buayan Batang Anai Padang Pariaman dan Kawasan Kayu Kapur Nagari Sungai Bulu Selatan di STA 6 ruas Tol Padang-Sicincin.

Mengapa ada kereta api? Karena jalan Tol Padang-Sicincin ini memang akan melewati beberapa jalur rel PT Kereta Api Indonesia divre Sumbar.

Nanti pengguna tol akan bertemu dengan KA Sibinuang atau KA Minangkabau Express yang beroperasi di rute ini.

Sumatera Barat memang memiliki rute kereta api dari Padang tujuan Pariaman, dan Pariaman sendiri masuk dalam jalur yang ditempuh tol Padang-Sicincin nanti.

Tol Padang-Sicincin memang akan jadi jalan tol paling menarik, elok dan estetik. “Sesuai arahan Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, harus memperhatikan nilai estetika dengan landscaping yang bagus,” ujar Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Pemerintah kata Danang juga terus memberikan dukungan untuk penyelesaian Tol Padang-Sicincin ini agar dapat difungsikan pada mudik lebaran maupun natal tahun baru 2024 mendatang, biar bisa gas pol. “Apabila tersambung, jalan tol ini juga memiliki sejumlah manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya lagi.

Sejumlah manfaat diantaranya mempercepat distribusi dan menurunkan biaya logistik barang ataupun jasa dalam rangka mendukung perekonomian Provinsi Sumatera Barat.

Selain itu, jalan tol yang dikelilingi pesona alam perbukitan ini juga diharapkan dapat mendukung dari sektor pariwisata dari dan menuju Provinsi Sumatera Barat yang dikenal kaya akan budaya.

Sementara itu Direktur Operasi III Koentjoro mengatakan,Jalan Tol Padang – Sicincin memiliki panjang 36,6 kilometer dengan 2×2 lajur. Tol Padang-Sicincin nantinya akan dilengkapi 16 main bridge, 2 (dua) overpass dan 2 (dua) gerbang tol dan fasilitas rest area.

Rest area akan berada pada STA 22+500 atau sekitar 22 kilometer 500 meter dari gerbang tol Padang. Di sini pengguna tol bisa berstirahat.

Kata Koentjoro, progres konstruksi hingga Maret 2023 telah mencapai 32,11%, dan Mei ini tentu sudah melebihi angka ini. Hutama Karya menargetkan Tol Padang-Sicincin ini akan selesai pada triwulan II tahun 2024.

Setelah mendapat dukungan dari stakeholder untuk pengadaan lahan, Hutama Karya memastikan kelanjutan proyek Jalan Tol Padang – Sicincin. “Kami mengapresiasi dukungan para stakeholder terhadap akselerasi pengadaan lahan sehingga pembangunan dapat segera dilakukan. Sebagai langkah percepatan.

Ketua Tim Percepatan Pembebasan Lahan Tol Provinsi Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, saat ini telah 1.541 bidang tanah yang sudah dilepas warga Sumbar untuk jalan tol Padang-Sicincin.

Angka ini merupakan 95,06 persen dari total 1.621 bidang yang dibutuhkan untuk merampungkan jalan tol Padang-Sicincin. “Seluruh pihak terkait baik Tim Percepatan Pembebasan lahan tol Sumbar, HK, BPJN dan lainnya bakal berupaya semaksimal mungkin dalam pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru ini,” tambah Syafrizal Ucok, Tim Khusus Percepatan Pembebasan Lahan Tol Provinsi Sumbar. (Red)