Tenaga Ahli Utama KSP dan Kementan Kunjungi KWT Kemuning Koto Panjang

0

PADANG PANJANG, EKSPRESNEWS.COM – Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.Sc kunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Jumat (22/10).

Bustanul beserta rombongan dari Kementerian Pertanian (Kementan) disambut Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Asisten II Bidang Keuangan, Iriansyah Tanjung, SE, M.Si, dan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, SP, MP.

Dalam kunjunganya, Bustanul langsung berdialog dengan KWT untuk mendengarkan keluhan dan permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di tengah masyarakat.

“Tujuan kami untuk berdialog. Saya akan lebih banyak mendengar tentang hambatan, kendala, atau apa saja yang kurang dalam tahap penumbuhan P2L ini. Agar hasil P2L ini benar-benar bisa untuk tambahan penghasilan keluarga dan dikonsumsi langsung oleh anggota keluarga,” sebutnya.

Sementara itu, Wawako Asrul mengucapkan terima kasih kepada tenaga ahli KSP dan Kementerian Pertanian yang sudah menyempatkan waktu untuk mengunjungi langsung KWT yang ada di Kota Padang Panjang.

Ia berharap, kunjungan ini bisa menjadi motivasi dan semangat baru bagi Kota Padang Panjang dalam mengembangkan program P2L dan meningkatkan ketahanan pangan.

Sementara Ade Nafrita menyampaikan, kunjungan KSP dan Kementerian Pertanian ini terdiri dari Badan Sumber Daya Manusia (SDM), Badan Ketahanan Pangan dan Direktorat Pupuk dan Pestisida, bertujuan untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan P2L di Kota Padang Panjang.

“Verifikasi ini dilakukan guna melihat dari dekat seperti apa program P2L itu dilaksanakan masyarakat. Lalu apa manfaat dan dampak dari P2L tersebut di tengah masyarakat. KWT Kemuning menjadi satu-satunya KWT di Sumatera Barat yang dikunjungi,” terangnya.

Dengan kunjungan ini, Ade berharap, Program P2L ini menjadi perhatian bagi pemerintah pusat. “Padang Panjang dengan keterbatasan lahan, potensi pemanfaatan pekarangan itulah yang perlu kita angkat guna meningkatkan perekonomian masyarakat kita,” tuturnya. Turut hadir, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Ir. Efendi, MP dan perwakilan KWT se-Padang Panjang. (Dian)