Tak Hadirkan Ahli, Polda Sumbar Serahkan Bukti Penghentian Penyelidikan Dugaan Tipikor Surat Permintaan Sumbangan Gubernur Mahyeldi

0

PADANG, EKSPRESNEWS.COMGugatan praperadilan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap penghentian penyelidikan kasus dugaan korupsi atau pungutan liar (pungli) melalui Surat Permintaan Sumbangan Gubernur Sumatera Barat kepada pihak ketiga di Pengadilan Negeri Padang, Khatib Sulaiman, agenda pembuktian dan keterangan saksi dari Polda Sumbar, Senin, 10 Januari 2022.

Hakim tunggal, Juandra membuka sidang dan meminta Polda Sumbar menyerahkan bukti-bukti yang dimiliki terkait penghentian penyelidikan. Pantauan EkspresNews, pihak termohon maupun pemohon diminta maju ke meja hakim untuk melihat dan menyaksikan penyerahan bukti-bukti yang dimiliki Polda Sumbar.

Hakim Juandra mengatakan bahwa hari ini cukup dengan penyerahan bukti terlebih dahulu. “Besok kita agendakan kembali sidang dengan agenda kesimpulan dari pemohon dan termohon,” tutup hakim Juandra.

Sementara itu, kuasa hukum MAKI, Marselinus Edwin mengatakan sedikit kecewa karena tidak ada ahli yang dihadirkan. “Kalau ahli datang, saya mau tanya ahli dasar keterangannya bahwa perbuatan ini tidak memenuhi tindak pidana, sehingga muncul SP2Lid,” ujar Edwin kepada EkspresNews usai persidangan.

Lebih lanjut, ia juga akan menanyakan seputar pungli kepada ahli, jika dihadirkan oleh pihak termohon. “Ya bagaimana, termohon hanya menyerahkan bukti-bukti berupa laporan Projo, surat tugas. Dimana hemat kami, itu hanya normatif bukan bukti yang menguatkan mereka untuk menghentikan penyelidikan,” tambah Edwin. (Abdi)

Baca berita sebelumnya :

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.