Sidang Paripurna DPRD Kampar, Bupati : PAD Kampar Surplus Rp 27 M

0

EkspresNews.com – Sidang dibuka oleh Ketua DPRD Kampar Muhamad Faisal, ST, dalam sidang tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa untuk tahun 2019 mengalami kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih kurang sebesar Rp 27 milyar lebih.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang diwakili oleh Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si saat Paripurna agenda menyampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Kampar terhadap RPP APBD Kab. Kampar tahun anggaran 2019 di ruang Paripurna DPRD Kampar, pekan lalu.

Lebih jelas Yusri menyampaikan, bahwa hal ini disampaikan Yusri terkait apresiasi yang diberikan oleh seluruh fraksi atas capaian laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten kampar tahun 2019.

Untuk diketahui bahwa beberapa capaian tersebut antara lain, pemda kampar pada tahun 2019 kembali meraih predikat Opini Wajar Tampa Pengecualian (WTP) atau empat kali berturut-turut. Hal ini kembali diraih karena pemda kampar meraih penghargaan dari pemerintah pusat dengan meraih Dana Insentif Pusat (DID) sebesar lebih kurang Rp 52,7 milyar.

“Kemudian untuk realisasi pendapatan kampar tahun 2019 sendiri lebih kurang Rp 2,740 triliun dari target Rp 2, 698 T. Dimana peningkatan ini diraih dari kontribusi PAD yang target hanya Rp 235 M, akan tetapi pemda kampar meraih PAD lebih kurang Rp 262 M. Artinya realisasi PAD kampar tahun 2019 surplus sebasar Rp 27 M,” terang Yusri.

Selanjutnya terkait PAD kedepan pemda kampar akan terus berupaya untuk terus meningkatkan PAD, walapupn untuk tahun 2020 masih ada beberapa kendala dalam peningkatan PAD untuk tahun 2020, karena banyak restribusi dan PAD ditunda pemerintah yang disebabkan

Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) dari provinsi belum selesai.

Kemudian yang patut kita apresiasi juga terkait peningkatan Pendapatan Transfer sebesar Rp 2,360 triliun melebihi dari target sebesar Rp 2,246 T dengan demikian telah melebihi target lebih kurang sebesar Rp 14 milyar. (Abu)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.