Permohonan Tidak Diterima, Kuasa Hukum MAKI : Sampai Ketemu Di Sidang Praperadilan Jilid 2

0

PADANG, EKSPRESNEWS.COMPermohonan praperadilan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) atas penghentian penyelidikan dugaan korupsi atau pungutan liar (pungli) melalui Surat Permintaan Sumbangan Gubernur Sumatera Barat kepada pihak ketiga di Pengadilan Negeri Padang, Rabu, 12 Januari 2021 dinyatakan tidak diterima.

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Padang, Juandra dalam putusannya menyatakan tidak diterima permohonan pemohon karena penyelidikan bukan termasuk dalam ranah praperadilan.

Kuasa hukum MAKI, Marselinus Edwin mengatakan bahwa MAKI merasa senang apapun putusan hakim nantinya. Menurutnya, MAKI sudah mendapatkan jawaban yang memuaskan bahkan pada saat selesai sidang kedua. “Klien kami merasa senang karena sudah mendapatkan jawaban dari praperadilan ini sejak usai sidang kedua. Data-datanya sudah kami terima dalam persidangan,” ujar Edwin kepada EkspresNews.

Dikatakannya lebih lanjut, dirinya berterima kasih kepada Polda Sumbar telah membuka data-data terkait dugaan korupsi atau pungutan liar (pungli) melalui Surat Permintaan Sumbangan Gubernur Sumatera Barat kepada pihak ketiga. “Closing statmen saya untuk sidang kali ini, semoga sehat selalu dan panjang umur. Apapun hasil sidang yang diputuskan nanti oleh hakim tidak jadi masalah. Sampai ketemu pada sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Padang jilid 2,” tutup Marselinus Edwin. (Abdi)

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.