Pentingkah Peran Pendamping UMKM dalam Mengembangkan Bisnis?

EKSPRESNEWS.COM – Ada banyak cara mengembangkan bisnis, salah satunya adalah program pendampingan. Program pendampingan UMKM merupakan program dari pemerintah yang bertujuan untuk mengarahkan bisnis supaya menjadi lebih baik.

Program tersebut merupakan program wajib oleh pemerintah karena UMKM menjadi sektor penyumbang terbesar untuk perekonomian Indonesia. Program pendamping UMKM menjadi sangat penting karena pendamping bisa melihat celah bisnis yang tidak bisa dilihat oleh Anda.

Tidak hanya itu, dalam menjalankan bisnis terkadang muncul masalah-masalah di luar kendali Anda. Tidak semua situasi yang ada di dalam bisnis bisa dijelaskan oleh teori. Mungkin Anda sudah membaca buku tentang kewirausahaan ratusan kali melalui media online atau pun media cetak.

Anda bisa saja mengambil keputusan di dalam bisnis berdasarkan buku yang Anda baca. Namun, satu hal yang perlu Anda ketahui kondisi lapangan bisa saja berbanding terbalik dengan pengetahuan bisnis yang Anda punya.

Banyak sekali kondisi lapangan yang terjadi di luar dugaan kita. Pada kondisi inilah, Anda membutuhkan seorang mentor untuk menemukan sebuah cara pandang baru dalam menyelesaikan suatu masalah.

Seorang mentor juga bisa Anda gunakan sebagai relasi. Entah relasi untuk meluaskan pangsa pasar atau relasi untuk meminjam modal. Terlebih, salah satu kunci sukses dalam mengembangkan bisnis adalah memperluas relasi.

Anda tidak bisa membangun bisnis seorang diri. Nah, setelah Anda melihat betapa pentingnya seorang mentor demi keberlangsungan bisnis Anda. Saatnya kita mengetahui bagaimana cara mengoptimalkan pendamping UMKM yang akan dijelaskan di bawah ini!

Peran dan Tugas Pendamping UMKM

Sebelum kita mengetahui cara mengoptimalkan peran pendamping di dalam bisnis, terlebih dahulu kita memahami seperti apa peran dan tugas pendamping UMKM itu.

Seperti yang dikutip dari Borneonews, tugas pendamping UMKM wajib memberikan bimbingan, advokasi, dan konsultasi ke peserta UMKM.

Mereka juga harus membuat rencana kerja kerja pelaksanaan pendampingan dan mengevaluasinya serta melaporkan secara berkala ke Kepala Dinas dan UMKM. Selain itu, peran pendamping UMKM diharapkan bisa memudahkan bisinis.

Langkah Awal dalam Proses Pendampingan UMKM

Sebetulnya, Anda harus yang memulai dan mencari aktif pendamping UMKM karena Anda yang membutuhkannya. Anda juga harus mempunyai gairah untuk mengikuti kegiatan pendampingan ini.

Nah, berikut ini sebagai gambaran untuk Anda langkah awal dalam proses pendampingan UMKM yang harus Anda ketahui:

1.    Cari lah pendamping atau mentor

Karena Anda yang membutuhkan proses pendampingan untuk bisnis Anda artinya Anda harus aktif mencari mentor yang sesuai kriteria bisnis Anda.

Anda bisa mengikuti program-program pendampingan dari pemerintah atau dari mitra tertentu. Anda harus gali informasi tentang bantuan program pendampingan se-dalam mungkin di internet dan tetap update dengan berita informasi terkini.

Atau jika Anda mempunyai kenalan yang ahli berbisnis atau sirkel teman Anda memiliki relasi bagus untuk bisnis, Anda bisa memanfaatkan itu. Mendapatkan pendamping melalui relasi individu.

Pernah kah Anda mengikuti seminar atau pelatihan tentang kewirausahaan? Dan pembicara dari pelatihan tersebut cukup memumpuni sebagai mentor bisnis Anda? Jika iya, Anda bisa meminta orang tersebut sebagai mentor bisnis Anda dengan sopan.

Ada banyak cara bagi Anda untuk mendapatkan pendamping UMKM yang tepat, tidak hanya melalui program bantuan pemerintah.

2.    Kenali pendamping lebih dalam

Setelah mendapat pendamping yang pas, Anda juga perlu membangun kedekatan secara emosional dengan pendamping. Karena bagaimana pun juga Anda akan bekerja sama dan sering berinteraksi dengan mentor kedepannya.

Tidak mudah membangun kedekatan dengan mentor karena Anda bisa saja mendapatkan mentor melalui remote, e-mail, telephone atau dilakukan secara online. Jika pendampingan dilakukan secara online, Anda harus pintar-pintar mencari strategi agar tidak putus kontak dengan pendamping atau pendamping tidak sering hilang.

Dengan cara susun jadwal untuk menghubungi pendamping di luar jam istirahat. Dan untuk membangun kedekatan emosional, Anda bisa basa basi dengan pendamping tapi jangan sampai mengulik hal privasi.

Dan berkomentar hal-hal ringan terhadap aktivitas status media sosial pendamping. Perlu diingat, jangan terlalu sering menghubungi mentor karena akan mengganggu namun jangan terlalu jarang karena akan rentan hilang kontak.

Setelah Anda dan mentor sudah dekat secara emosional, saatnya Anda berbagi informasi dengan pendamping Anda. Salah satu indikator keberhasilan kedekatan Anda dengan mentor adalah terbuka masalah bisnis satu sama lain.

Anda bisa memberi informasi tentang bisnis Anda secara mendalam dan mentor memberi informasi tentang keahlian bisnis yang dimilikinya. Perlu diingat, Anda harus lebih banyak berinisiatif dan bertanya-tanya ke mentor karena mungkin saja pendamping kurang inisiatif dan menunggu Anda take action terlebih dahulu.

3.    Merancangkan pencapaian

Setelah Anda kenal pendamping dengan baik, langkah selanjutnya adalah membuat pencapaian di dalam bisnis Anda. Tanpa membuat pencapaian, Anda akan sia-sia mencari pendamping karena tidak dapat manfaat yang diinginkan. Sembari membuat pencapaian, Anda juga bisa meminta saran dan masukan kepada pendamping serta meminta memberikan indikator untuk mengevaluasi setiap pencapaian yang diraih.

Mula-mula Anda bisa membuat rancangan bisnis terlebih dahulu, lalu berikan ke mentor untuk dievaluasi. Jika ada, mentor Anda juga bisa memperkenalkan Anda relasi yang berkaitan dengan rancangan target pencapaian yang Anda buat tadi supaya lebih mudah mencapainya.

Hal tersebut adalah salah satu cara mengoptimalkan peran pendamping UMKM. Jangan takut untuk membuat rancangan pencapaian Anda. Kalau pun menurut Anda dirasa jelek atau tidak pantas, serahkan dulu ke mentor Anda nanti juga akan dievaluasi letak kesalahannya di mana.

4.    Memastikan media pendampingan

Media yang dipakai juga tidak kalah penting dalam pendampingan. Karena melalui media yang tepat dan nyaman oleh kedua belah pihak akan menciptakan diskusi yang nyaman.

Diskusi yang nyaman bisa membuat keputusan dan cara penyelesaian masalah bisnis yang tepat. Anda bisa merundingkan dengan mentor, media apa yang nyaman untuk kedua belah pihak. Entah pertemuan langsung atau melalui meeting online.

Cara Terbaik dalam Proses Pendampingan

1.    Menetapkan struktur pendampingan

Menetapkan struktur pendampingan bisa berupa mekanisme komunikasi antara Anda dengan mentor, bentuk interaksi antara kedua belah pihak dan sebagainya. Tujuan dari dibuatnya struktur tersebut, Anda bisa menjalin komunikasi yang baik dengan mentor. Komunikasi adalah kunci sukses di dalam sebuah bisnis. Mentor Anda juga manusia dewasa pada umumnya yang memiliki kesibukan.

Anda tidak bisa seenaknya menghubungi secara mendadak, tapi Anda bisa membuat struktur komunikasi pendampingan agar bisa menghubungi secara intens tanpa harus mengganggu mentor.

2.    Antisipasi hambatan

Dalam proses pendampingan juga ada hambatannya. Kita tidak tahu kedepannya, mentor hilang karena kesibukan, kendala pada media serta komunikasi dan sebagainya. Oleh karena itu, selain menentukan struktur pendampingan, Anda berhak untuk meminta hak Anda sebagai peserta UMKM. Seperti meminta arahan bisnis, evaluasi, penugasan dan lain-lain.

Program pendampingan menjadi hal penting dalam mengembangkan bisnis. Dengan pendamping UMKM, Anda bisa diarahkan menjadi lebih baik, mendapat perspektif baru, atau pun sebagai relasi seperti yang dijelaskan sebelumnya.

 Penulis : Agriqisthi
Dosen Muda Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Andalas

Keyword: pendamping UMKM

Referensi:

http://news.merantikab.go.id/webnewsV2/webpage/berita/9843/HUMAS-optimalkan-peran-pendamping-umkm.html

https://www.borneonews.co.id/berita/159020-ini-tugas-tenaga-pendamping-koperasi-dan-umkm-barito-timur

https://ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/ragam-cara-mengembangkan-usaha-dengan-mengoptimalkan-peran-pendampingmentorcoach/