Pembahasan Seragam Sekolah Di DPRD Padang Bersama Dinas Pendidikan Ditunda

0

EkspresNews.com – Polemik Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur pakaian siswa sekolah di Indonesia menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang. Kabag Hukum Dinas Pendidikan Kota Padang mengatakan terkait isu yang berkembang dalam hal keseragaman baju sekolah berada pada penafsiran yang berbeda-beda.

Hearing Komisi IV DPRD Kota Padang bersama Dinas Pendidikan membahas soal baju seragam sekolah.

Katanya, menimbulkan penafsiran yang berbeda, apalagi disaat pandemi ini, mereka menafsirkan ada penambahan baju yang berujung diskriminatif. Dalam SKB ini ada 2 opsi, boleh memakai baju keagamaan dan boleh tidak memakai.

Anggota DPRD Padang Budi Syahrial, meminta menunda rapat pembahasan karena Dinas Pendidikan seperti tidak menghargai lembaga DPRD Kota Padang, Kamis 4 Februari 2021. Kadis Pendididkan Kota Padang tidak dapat hadir karena memenuhi undangan dari Menkumham dan menjadi satu-satunya undangan dari Provinsi Sumbar.

Saat ditanya oleh Ketua DPRD Syafrial Kani apakah surat edaran sudah dicabut atau belum, Kabid Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair tidak dapat menjelaskan secara jelas, sehingga meminta juga untuk menskor jalannya pembahasan hingga kembali dijadwalkan.

Selain itu, anggota dewan Faisal Nasir juga berpendapat sama untuk menghentikan pembahasan karena perlu duduk bersama lagi untuk lebih kompleks dan membahas keberagaman. “Ditunda dulu dan perlu kesepakatan bersama antar umat beragama di Kota Padang,” ujarnya.

Asisten 1 Kota Padang, terkait edaran yang dikeluarkan oleh Dinas hanya bertujuan untuk meluruskan dan menyelaraskan Perda yang sudah ada selama ini. Namun, ia mengatakan jika ada yang keliru baru perlu dilakukan pembahasan. Hearing dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siri. (Abdi)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.