Pekan Kedua di Tahun 2017, IHSG Rawan Terjadi Koreksi

0

EkspresNews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari akhir pekan kemarin ditutup naik. Indeks naik 21 poin (0,46%) ke 5.325. Dalam beberapa hari ke depan IHSG akan mencoba menguji resistance yang terjadi akibat gap di area 5.380-5.414. Namun jika dilihat dari jangka pendek IHSG berada dalam kondisi overbought dan sangat rawan untuk terjadinya koreksi.

Kenaikan yang terjadi dalam empat hari terakhir tidak disertai dengan volume yang signifikan dan cenderung di bawah rata-rata.  Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi dengan rentang perdagangan berada di 5.300 sampai dengan 5.380.

Global Market

Indeks bursa AS pada ditutup menguat. DJIA 0,32%, S&P500 0,32% dan Nasdaq 0,60%. Indeks saham di Eropa ditutup menguat. Indeks FTSE di Inggris 0,20%, DAX di Jerman 0,12% dan CAC di Perancis 0,19%. Dari Asia, indeks Nikkei di Jepang -0,20%, indeks Hang Seng di Hong Kong 0,21% dan indeks SSE di Shanghai -0,35%. Emas ditutup di US$ 1.173 per troy ounce atau -0,64%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 53,99 per barel atau 0,43%.

Stock Pick
Saham Rekomendasi

LPPF (buy) Target Harga : Rp. 16.800

BBTN (buy) Target Harga : Rp. 1.850

BRPT (buy) Target Harga : Rp. 1.745

BBCA (sell) Target Harga : Rp. 15.000

(Abdi)

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.