Padang Panjang Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Kearsipan di Sumbar

PADANG PANJANG, EKSPRESNEWS.COM – Pemerintah Kota Padang Panjang menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan kinerja terbaik di Provinsi Sumatera Barat dengan kategori A “Memuaskan. Ini berdasarkan hasil pengawasan Kearsipan 2023 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rabu (29/5).

Bertempat di Hotel Mercure Samarinda, penghargaan diserahkan Sekretaris Utama ANRI, Rini Agustiani, SH, MAP diterima Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako, Martoni, S.Sos, M.Si.

Martoni menyampaikan apresiasi kepada Pemko khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) yang sudah melakukan pengawasan kearsipan kepada OPD, sehingga saat dilakukan penilaian meraih penilaian terbaik di Sumbar.

“Arsip ini sangat dibutuhkan baik dimasa kini maupun dimasa yang akan datang. Kita sangat bangga dengan hasil ini, namun kita akan terus berbenah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Martoni didampingi Arsiparis DPK, Wendri Jasman.

Selain Padang Panjang, Pemerintah Provinsi Sumbar juga menerima Penghargaan/Sertifikat The Tambo Tuanku Imam Bonjol Manuscript dari UNESCO yaitu MOW (Memory of the Word) Committee for Asia and the Pasific Regional Register.

Baru-baru ini juga Perpustakaan SMA N 1 Padang Panjang Ikuti Lomba Menjadi perwakilan kota untuk tingkat provinsi, perpustakaan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 1 Kota Padang Panjang dinilai Tim Penilai dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Kamis (16/5) lalu.

“Penilaian ini dilakukan karena sekolah itu terpilih mewakili SLTA dari Kota Padang Panjang dalam Lomba Penilaian Perpustakaan Tingkat Provinsi Sumatera Barat,” jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Padang Panjang, Yan Kas Bari, S.E.

Dengan adanya lomba perpustakaan sekolah ini, dapat menumbuhkan semangat literasi bagi semua. Menurutnya, perpustakaan adalah sarana penunjang pendidikan di satu sisi sebagai pelestari ilmu pengetahuan, dan di lain sisi sebagai sumber bahan pendidikan yang akan diwariskan kepada generasi yang lebih muda.

Sementara Tim Penilai dari DPK Sumbar, Muhammad Fadli, S.Sos, M.I.Kom mengatakan, ada beberapa aspek yang dinilai. Antara lain organisasi perpustakaan, gedung/ruang perpustakaan, perabot dan perlengkapan, lalu ketersediaan buku (koleksi). SDM perpustakaan, layanan perpustakaan, program dan kegiatan perpustakaan, promosi perpustakaan sekolah, anggaran perpustakaan. Poin terakhir adalah apakah ada kerja sama dengan perpustakaaan sekolah lain, juga dinilai oleh tim.

Fadli melanjutkan nilai tambahan untuk SMA N 1 adalah karya ilmiah dari para guru dan siswa. Serta promosi perpustakaan dilakukan bukan hanya melalui brosur tapi telah dilakukan melalui Instagram dan Facebook sehingga bisa menarik jumlah kunjungan perpustakaan sekolah.

Tim juga kagum dengan program Jamila (Jaminan Layanan Prima Antar Buku ke Asrama), yang merupakan program meminjamkan buku setiap Sabtu dan Minggu kepada siswa yang tinggal di asrama sekolah melalui Kanti Pustaka sebagai perpanjangan tangan pustakawan.

“Ke depan perpustakaan dapat menyediakan semua kebutuhan baik dari koleksi ilmiah, nonilmiah hingga kebutuhan hobi yang tidak hanya berupa koleksi buku, namun alat-alat permainan edukasi, seni, dan lainnya. Suatu hari nanti perpustakaan akan menjadi tempat one stop learning,” tuturnya.

Kepala SMA N 1, Budi Hermawan, S.Pd, M.Si mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan mewakili Padang Panjang dalam lomba ini. (Adv)