Nilai Investasi Pembangunan Jalan Tol Segitiga Emas di Jateng Sebesar Rp.26.6 Triliun

0

Semarang, EkspresNews.com – Pemerintah saat ini fokus pada pembangunan jalan tol “Segitiga Emas” Semarang – Solo – Yogyakarta ditargetkan selesai 2023. Melalui Satker Pelaksana Jalan bebas hambatan tol yigya – Solo dan Yogya – Bawen pemerintah konsentrasi pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tersebut.

Pemerintah kucurkan dana sebesar Rp. 1,7 triliun sebagai uang ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak diempat kabupaten yaitu Karanganyar, Klaten dan Sleman.

Nilai investasi jalan tol Yogya – Solo sebesar Rp. 26,6 triliun. Tujuan pembangunan jalan tol untuk memperlancar lalu lintas didaerah yang berkembang, meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa guna menunjang peetumbuhan ekonomi, meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan keadilan serta meringankan beban dana pemerintah melalui partisipasi pengguna jalan.

Ketua Komisi D DPRD Prov Jateng, Alwi Basri menerangakan bahwa Komisi D DPRD Jateng mengawasi beberapa beberapa jalan tol, delapan sudah beroperasi yaitu tol Pejaten – Pemalang yang panjangnya 58 km, Pemalang – Batang 39 km, Batang – Semarang 75 km, lalu Semarang ada seksi A,B,C sepanjang 25 km, Semarang – Solo 73 km kemudian Solo – Ngawi sepanjang 90 km.

Lanjut Basri pembangunan tol Semarang – Demak sepanjang 26,7 km sedang dalam tahapan konstruksi. Untuk jalan tol Yogya – Bawen sepanjang 76 km progresnya pada.pelepasan tanah. Lalu Solo – Yogya – Bandara Kulon Progo sepanjang 97 km juga progresnya masih tanah dalam pembangunan konstruksi,” papar Alwi Basri saat menjadi nara sumber dalam Prime Topic Dialog Bersama Parlemen Jawa Tengah dengan tema ” Perkembangan Pembangunan Jalan Tol Solo – Yogya dan Bawen – Yogya ” yang disiarkan langsung MNC Trijaya FM bertempat di ruang Bahana Hotel Noormans jalan Teuku Umar no 27, Kota Semarang, Kamis (16/9/2021).

Dia menambahkan Tasikmalaya – Cilacap sepanjang 206 km masih lelang. Untuk Pejagan – Cilacap lanjutnya sedang dalam perencanaan kemudian Cilacap – Yogya juga lagi perencanaan diperkirakan di 2029 harus selesai.

Menurutnya yang ditunggu tunggu pembangunan tol Demak – Rembang yang meeupakan sambungan Semarang – Demak di 2024 harus sudah selesai.

Alwi Basri mengaku Semarang – Rembang adalah jalan yang paling krodit karena banyak industri disana. Nantinya panjangnya sekitar 90 km.

Pemrov Jateng lanjutnya sekarang sedang konsentrasi Solo – Bawen – Yogya, manfaatnya disitu banyak industri maka kalau swmakin cepat pembangunannya perekonomian semakin bagus,” ujar Basri.

Sementara Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional Prov Jateng dan DIY, Stanley Pattinaja, ST.MT memaparkan terkait jalan tol yang dibangun saat ini sangat strategis karena menyangkut pembangunan dipercepat khususnya ke bandara Kulonprogo,” ucapnya

Dengan adanya tol ini waktu tempuh sangat efisien satu.jam dari Yogya ke bandara sudah sampai, dimana kalau.melalui.jalan umum bisa memakan waktu 2,5 jam,” tandas Stanley.

Menurutnya pembangunan jalan tol ini untuk mempermudah akses kedaerah daerah lain yang dilewati mulai dari Solo sampai ke Kulonprogo demikian juga nyambung dari Bawen ke Yogya. Untuk saat ini dua tol kami prioritaskan dan selesainya akan bertahap, perkiraan selesai 2023 dan di 2024 diperkirakan sudah operasional,” pungkas Stanley.

( Taufiq )
About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.