Nama Terdaftar Sebagai Penerima BST, Namun Tidak Dibayarkan, Sejumlah Warga Desa Tuapeijat Protes

1

Mentawai, EkspresNews.com – Pembagian bantuan sosial tunai (BST) periode Mei – Juni 2021 dilaksanakan, sejak senin (9/8/2021) kemaren. Pembagian berlangsung di kantor pos di desa Tuapeijat.

Sehari setelah pembagian BST, program pemerintah pusat ini mendapat protes dari beberapa warga desa Tuapeijat. Bentuk sikap protes, mereka mendatangi kantor Dinas Sosial Kepulauan Mentawai.

Sikap protes beberapa warga yang mendominasi ibu rumah tangga itu terkait BST bulan lalu sempat mereka terima. Namun pada periode Mei – Juni ini justru mereka tidak menerima. Sementara nama mereka terdaftar sebagai penerima BST.

Hal itu diutarakan salah satu warga desa Tuapeijat, Tince Risma (32) saat dimintai keterangan Selasa, (10/8/2021).

“Nama kami ada dalam daftar penerima BST, tapi kok tidak mau mereka bayarkan. Alasan mereka itu apa. Pokoknya kami tetap akan tuntut, kecuali nama kami tidak terdaftar, kami tidak akan keberatan jika tidak dibayarkan” ujarnya.

Hal yang sama juga dilontarkan Norma (34), dirinya dan beberapa warga lain telah mendatangi kantor Dinas Sosial Kepulauan Mentawai. Sambil membawa KK (kartu keluarga) dan KTP (kartu tanda penduduk).

Alhasil, mereka tetap kecewa, dengan alasan petugas Dinas Sosial BST program Pemerintah Pusat.

“Kami sangat kecewa. Pihak Dinas Sosial mengatakan pemberitahuan verifikasi dari pemerintah pusat sudah diberitahukan ke desa. Padahal nama kami jelas-jelas terdaftar sebagai penerima BST. Kami ini seolah-olah dibodoh-bodohi dan dipermainkan. Alasan mereka tidak jelas,” keluhnya.

Sementara Koordinator Lapangan (Korlap) Pos, Syaiful, saat ditemui ekspresNews.com membenarkan, nama-nama warga tersebut memang terdaftar sebagai penerima, namun ada edaran dari Dinsos Kepulauan Mentawai agar pihak pos menunda pembayaran BST tersebut.

“Kami ini hanya penyalur. Dan jika sudah ada perintah dari Dinsos, maka kami siap bayarkan karena anggarannya ada dan nama warga 15 orang itu memang terdaftar sebagai penerima. Kami akan tunggu sampai ada perintah itu pak. Kami tunggu sampai hari Jumat” jelasnya.

Ditempat terpisah, Lucianus Taelagat, Kepala Bidang Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Mentawai saat dihubungi melalui Telpon seluler miliknya, mengakui, telah menerima laporan dari pihak pos dan pihak pemdes Tuapeijat.

Pihaknya akan menggelar rapat secepatnya untuk membahas terkait masalah yang terjadi dalam penyaluran BST tersebut.

“Iya. Masalah ini akan kami rapatkan dengan pimpinan. Dan hasilnya nanti akan kita edarkan dan akan kita sampaikan kepada masyarakat” tutupnya.

Periode sebelumnya penerima BST di desa Tuapeijat 256 kk dan periode mei juni 240 kk. (PM)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.