Fokus  

Musprov PBSI Sumatera Barat, Pengkab/Kota Dukung Ardiles Utama

PADANG, EKSPRESNEWS.COM – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Barat (Sumbar) akan digelar pada Minggu 21 Januari 2024 di Istana Bung Hatta Bukittinggi dengan agenda kepengurusan PBSI Sumbar masa bakti 2024-2028.

Dukungan dari pengurus kabupaten kota terus bermunculan untuk Ketua Harian Pengprov PBSI Sumbar, Ardiles Utama. Tak tanggung-tanggung, 10 kabupaten kota telah memberikan dukungan penuh agar pemilik GOR Benteng Sport Padang itu bisa menjalankan amanah sebagai Ketua PBSI Sumbar kedepan.

“Padang Panjang, Tanah Datar, Sijunjung, Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sawahlunto, Mentawai, dan Pasaman Barat serta Pasaman Timur telah memastikan dukungan untuk Ardiles Utama,” ujar pegiat bulutangkis senior Tjandra Husein saat percakapan telfon, Jumat 19 Januari 2024 dari Jakarta.

Dukungan tersebut dinilai karena selama berkiprah dalam dunia Bulutangkis, Ardiles Utama telah melakukan pembinaan terhadap atlet Sumbar dan membiayai dalam beberapa turnamen. Selain itu, rutin menggelar turnamen dengan memberikan faslitas pemakaian GOR secara gratis dan membantu pembiayaan turnamen itu sendiri.

Ardiles juga tercatat memberangkatkan para atlet Bulutangkis Sumbar ke beberapa turnamen nasional dengan menggunakan biaya pribadi, berhasil membawa nama Bulutangkis Sumbar seleksi Pra PON di Bandung sehingga atlet Sumbar lolos mengikuti PON Aceh-Sumut 2024. “Padahal sudah 18 tahun atlet Sumbar gagal untuk mengikuti ajang PON, ini merupakan sebuah keberhasilan yang patut diapresiasi oleh semua pihak,” ujar Tjandra Husein yang pernah menjabat Dewan Pengawas PP PBSI pusat priode 2016-2020.

Selain itu, Ardiles Utama juga mengirimkan atlet Bulutangkis untuk seleksi PLATWIL di Medan dan berhasil, salah seorang atlet putra dipanggil untuk bergabung dalam PLATWIL di Medan. “Sudah cukup banyak kegiatan-kegiatan yang beliau bantu, sponsor, support, dukung, dan tak terhitung pula jasanya bagi atlet. Sebab yang menjadi tolak ukur utama adalah atlet sebagai aset, jika sukses, berarti semuanya benar dan sukses dari A hingga Z nya,” tambahnya saat ini menjabat ketua Litbang pada Koni Banten.

Ia berharap dengan Ardiles Utama sebagai Ketua PBSI Sumbar nantinya dengan dukungannya bisa mengantarkan para atlet bulutangkis Sumbar ke Pelatnas ke depannya.

Sementara itu, Tjandra Husein menyebutkan pengurus PBSI Sumbar saat ini, terutama Ketua tidak merealisasikan janjinya seperti yang diucapkan saat mencalonkan diri sebelumnya. Banyak program dan kegiatan yang tidak sesuai dengan ucapan saat pencalonan. “Kami menilai selama memimpin PBSI Sumbar 2020-2024 tidak bisa bekerja dengan baik, apalagi tidak ada transparansi dalam masalah keuangan,” ujar Tjandra Husein.

Pengurus PBSI Sumbar periode 2020-2024 tidak melaksanakan proses pelantikan lalu juga tidak melaksanakan Musyawarah Kerja PBSI sesuai aturan AD/ART PBSI. “Ditambah ada 5 Pengkab dan Pengkot tidak aktif karena kurangnya perhatian Ketua Umum PBSI Sumbar 2020-2024, apalagi atlet juga tidak diperhatikan. Bersama Sekretaris Umum, Ketua Umum PBSI 2020-2024 intinya tidak menjalankan organisasi sesuai AD/ART,” katanya.

Terakhir, dikatakannya Tjandra Husein yang pernah menjabat di pengprov Banten, dibawah pimpinan Alfiadi, para atlet Sumbar tidak pernah dibina dan diberikan pengarahan. “Malah ada beberapa atlet Sumbar sering mendapatkan ancaman sehingga menyebabkan suasana tidak kondusif. Oleh karena itu, kami perlu perubahan di PBSI Sumbar dengan mengusung dan mendukung penuh Ardiles Utama untuk memimpin PBSI Sumbar kedepan demi masa depan bulutangkis Sumbar yang lebih baik lagi,” ungkapnya menutup pembicaraan. (Abdi)