Megah Dan Modern, Masjid Agung Dharmasraya Jadi Kawasan Wisata Religi

Editors choice
0

EkspresNews.com – Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan SE dalam sebuah  kesempatan mengatakan bahwa bangunan tersebut diperkirakan akan menelan biaya mencapai Rp 100 miliar lebih, dan pengerjaannya dipercayakan kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat meninjau pembangunan ruang utama Masjid Agung Dharmasraya. (Foto Dok Humas Pemkab Dharmasraya)

Kawasan Masjid Agung Dharmasraya akan dikembangkan sebagai Islamic Centre atau pusat kajian Agama Islam di Kabupaten Dharmasraya, menjadi sangat strategis dan dinanti kehadirannya. Apalagi kemegahan bangunan Masjid ini akan menjadi sebuah Kawasan Wisata Religi jalur perlintasan Sumatera itu.

Luas areal mencapai 6,7 hektare merupakan hibah dari Pemerintah Republik Indonesia, bangunan masjid itu tampak berdiri kokoh dan megah dengan arsitektur modern, namun tetap memancarkan gelora syiar Islami di setiap sisi dan bagian-bagiannya.

Maket Masjid Agung Dharmasraya.

Desain bangunan nan indah itu seakan memberi pesan kuat kepada generasi penerus bangsa ini tentang pentingnya mempertahankan nilai-nilai agama dalam gaya hidup kekinian.

Dengan tidak mengedepankan kecerdasan intelektual semata yang menjadi tuntutan zaman tapi harus diiringi penyatuan spiritual dengan Sang Khalik yang menjadi dasar kuat pembangunan mental spiritual.

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan SE dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa bangunan tersebut diperkirakan akan menelan biaya mencapai Rp 100 miliar lebih, dan pengerjaannya dipercayakan kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat meninjau pembangunan Masjid Agung Dharmasarya.

“Untuk bangunan Masjid yang merupakan bangunan utama, dibangun berlantai dua dengan kapasitas pada lantai satu bisa menampung 4.000 jamaah dan lantai dua 1.250 jamaah serta bagian teras masjid yang bisa menampung 2.750 jemaah,” ungkapnya.

Diluar bangunan utama, lanjutnya, akan dibangun bangunan lainnya yang diproyeksikan sebagai pusat kajian Islam serta beberapa bagian akan dibangun taman, lapangan parkir serta spot bagi pedagang kuliner.

Bisa dikatakan, lanjutnya, posisi pembangunan komplek tersebut juga disandarkan pada perluasan dampak peningkatan ekonomi kerakyatan disamping menjadi benteng dalam membangun keimanan dan ketaqwaan di Dharmasraya.

“Karena pemerintah menyadari bahwa untuk membangun sebuah peradaban yang religi sebagaimana pernah dicapai oleh sejumlah kerajaan besar di Nusantara, sektor pengembangan ekonomi masyarakat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari itu semua,” tegasnya.

Untuk mewujudkan itu semua, lanjutnya, pihaknya juga gencar memperjuangkan akses keluar masuk dari dan menuju ruas jalan Tol Trans Sumatera dengan mengusulkan beberapa kawasan di daerah itu, bisa menjadi salah satu koridor jalan Trans Sumatera tersebut dari pintu tol Indragiri Hulu.

Sehingga, ulasnya, penyambungan akses jalan tersebut akan memberikan dampak multiplier effect yang besar terhadap kelancaran akses yang akan berbanding lurus dengan upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Karena sebagai gerbang selatan dari Provinsi Sumatera Barat yang berbatasan langsung dengan dua provinsi lainnya, Jambi dan Riau, Kabupaten Dharmasraya dituntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi yang ada.

“Jika selama ini hanya menjadi daerah persinggahan dan perlintasan maka kedepan Kabupaten Dharmasraya bertekad mampu tumbuh menjadi daerah tujuan sekaligus beranda utama Sumatera Barat dengan kekhasan Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah,” tutupnya.

Saat ini tahapan pengerjaan pada struktur bangunan utama terus dikebut dansudah mencapai 98 persen, diperkirakan tahun ini seluruh bagian komplek bisa rampung dikerjakan.

Saat menyaksikan kemegahan Masjid Agung Dharmasraya, setiap hati akan membatin seraya berucap yakin akan lahirnya sebuah peradaban baru di sebuah daerah mekar dibawah kepemimpinan Sutan Riska Tuanku Kerajaan serta pemimpin-pemimpin berikutnya.

Peradaban yang dasar-dasarnya saat ini disatukan dalam visi mewujudkan Dharmasraya yang Mandiri, Maju dan Berbudaya, pada pemerintahan periode kedua sang Pemimpin muda itu, dengan dukungan dan semangat seluruh komponen pemerintahan serta dorongan kuat para pemilih-pemilih hebat yang mampu mengedepankan rasionalitas dalam menentukan sikap politiknya.

(Advertorial Pemkab Dharmasarya)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.