Matikan Microphone Sama Dengan Mematikan Suara Rakyat

0

EkspresNews.com – Ada-ada saja. Heboh diduni maya terkait Ketua DPR RI mematikan microphone anggota dewan yang melakukan interupsi menjadi trending sejak kemaren. Sidang rakyat yang memutuskan pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU itu pun mendapat kecaman dari pemilik negeri ini, Rakyat.

Namun, persoalan mematikan microphone ini pula menjadi salah satu sasaran warganet yang mengatakan bahwa lembaga legislatif sudah mematikan suara rakyat. “Saya berpendapat, mungkin Puan Maharani tidak suka mendengarkan saran, pandangan, masukan, bahkan kritik,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, sebagai seorang pimpinan DPR, Puan Maharani seharusnya bisa mendengarkan aspirasi rakyat.

“Sehingga pertanyaan yang muncul adalah jika anggota DPR saja tidak mau didengar pandangannya, bagaimana Ketua DPR RI mau mendengarkan aspirasi dan harapan rakyatnya ?” tutup Ossy.

Sebelumnya, video Puan Maharani mematikan mikrofon itu viral di media sosial. Awalnya, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Irwan menyampaikan pandangannya mengenai RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Setelah itu, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang saat itu sebagai pimpinan sidang paripurna Azis Syamsuddin terlihat berdiskusi sebentar dengan Puan Maharani yang duduk di sebelahnya. Setelah itu, Puan Maharani terlihat menekan tombol mematikan mikrofon, suara Irwan pun langsung tak terdengar. (Red/Abdi)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.