Managing Director ITM Consulting : Pensiun Adalah Satu Proses Yang Pasti Akan Dihadapi PNS

0

Semarang, EkspresNews.com – Ipenda Total Mandiri (ITM) Consulting Kota Semarang bersinergi dengan Unisbank, BPR.BKK Kebumen serta BPR Lawu Arta Karanganyar menggelar Dialog Interaktif Bahagia di masa Pensiun,” Cita Cita Kehidupan Kedua” melalui webinar.

ITM Consulting bergerak dalam bidang Pelatihan/Workshop webinar yang merupakan advokasi pendidikan pada masyarakat. Acara ini merupakan satu rangkaian semua kegiatan ITM Consulting yang berkaitan dengan masalah pensiun kenapa menjadi urgent ?

Karena pensiun adalah sebuah proses pada satu fase dalam kehidupan yang akan dialami oleh semua orang yang bekerja menjadi Pegawai Negeei Sipil (PNS). ITM Consulting selain bergerak dibidang pensiun,juga bergerak dibidang bisnis dan perbankan. ITM Consulting didirikan oleh para founder yang semuanya berlatar belakang dibidang Akademik, pendidik, Dosen,Psikolog dan bisnisman.

Pensiun serta fase yang perlu dipersiapkan sejak dini karena tanpa sebuah persiapan maka kondisi kondisi yang kurang menyenangkan membuat situasi menjadi kurang bagus.

Managing Director ITM Consulting, Dr. Th.Dewi Setyorini,Psikolog menjelaskan pensiun adalah satu proses yang pasti akan dihadapi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seringkali terjadi baik Institusi maupun personal dari PNS itu sendiri kurang mempersiapkan dengan baik. Kesibukan pekerjaan itu yang kadang kadang membuat PNS tidak menyadari bahwa tiba tiba pensiun ada didepan mata ,” jelasnya.

Menurut Dewi pensiun ada tiga dimensi penting yang harus dipersiapkan yaitu dimensi finansial, dimensi kesehatan dan dimensi psikologis. Ketiga ini seringkali diabaikan. Khusus unyuk dimensi finansial pada akhirnya seberapa banyak dana tang dipersiapkan untuk pensiun. Kalau kita tidak pandai memanage dengan baik pada akhirnya semua tidak berarti apa apa,” ujar Dewi.

Lebih lanjut Dewi mengugkapkan kesehatan juga begitu, kadang kadang orang mengabaikan kesehatan sehingga pada akhirnya kesehatannya tidak bagus sehingga pada waktu pensiun sakit sakitan.

Dewi menambahkan proses.pensiun ketika begitu sibuk tiba tiba pensiun didepan mata akibatnya ada yang terkena stroke, sakit darah tinggi banyak yang sakit, itu menjadi persoalan mereka para PNS.

Oleh karena itu Dewi mengaku ITM Consulting sangat konsen dibidang itu fokus pendampingan pada para PNS ataupun siapapu yang hendak menghadapi pensiun,” paparnya, di.Cafe Deqiqo tempat webinar, jalan Tusam timur I no. 24, Pedalangan, Kec. Banyumanik,Kota Semarang, Sabtu (9/10/2021).

Sementara mantan.Kadisdik Jateng dan Kadinsos.Jateng, Drs. Nurhadi Amiyanto memaparkan masa seorang pegawai /karyawan harus berhenti karena memasuki usia pensiun. Kehadiran masa pensiun bukan tiba tiba tetapi dapat diketahuinya sebelumnya. Oleh karenanya saat memasuki pensiun seorang dipandang sebagai masalah yang dapat membuat stress,” ungkapnya.

Menurut Nurhadi perlu penyesuaian diri terhadap masa pensiun.Dengan memasukinya masa.pensiun maka seseeorang akan beekurang pendapatannya dan berkurangnya kontak sosial dengan teman kerjanya,” pungkasnya.

Pada kesempatan sama Sekda Kab.Grobogan Dr.Ir.M.Soemarsono,M.Si menuturkan bagaimana seorang PNS tetap produktif dimasa pensiun, keadaan yang dihadapi ketika pensiun. Yang jelas secara fisik, kita akan semakin lemah,pendapatan yang dudapat hanya dari uang pensiun. Sudah tidak miliki anak buah, berbeda ketika masih aktif sebagai PNS,” tuturnya.

Oleh karenanya Marsono berharap masa pensiun harus dipersiapkan sejak dini. Dirinya menyitir nasegat dari Bondan Winarno bahwa persiapan menghadapi masa pensiun sebaiknya dilakukan kita ketika masih kuat yaitu sejak kita mulai bekerja.

Sumarno mengamati selama ini banyak pegawai kurang mempersiapkan masa pensiun. Selanjutnya dampak.negatif bila pensiun tidak dipersiapkan yang terjadi.mengalami kesulitan ekonomi,tidak percaya diri serta tersisih dari lingkungan pergaulan,akibatnya bosa terjadi depresi serta tang dialami tidak menemukan kebahagiaan,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Ketua Korppri Jateng, Dr.Ir.

Sujarwanto Dwiatmoko,M.Si dalam mempersiapkan masa pensiun selama PNS masih aktif berharap mengendalikan pendapatan, pengeluaran serta saving jaminan asuransi. Dapat meningkatkan ketrampolan sejalan dengan kesepakatan pengembangan kompetensi PNS lalu.menyeimbangkan karier dan keluarga khususnya dalam mempersiapkan masa depan anak anak,” ujarnya.

Lebih lanjut Sujarwanto mengungkapkan saat memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP) berani memutuskan mengambil MPP 1tahun BUP.

” Para PNS konsentrasi mengurus persiapan untuk usaha pengabdian menikmati pensiun. Saat pensiun harus bisa menjaga kesehatan,tetap bahagia bahkan mampu berkarya dan tifak harus sama saat produktifitas,” pungkasnya. (Taufiq)

Editor : Abdi

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.