Lima Besar di Sumbar, Posyandu Gebra Dinilai Tim Provinsi

PADANG PANJANG, EKSPRESNEWS.COM – Berhasil masuk lima besar dalam penilaian Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2023, Posyandu Gebra, Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) dinilai Tim Penilai Provinsi, Rabu (2/8).

Tim yang diketuai Quartita Evari Hamdiana, SKM, M.M itu disambut Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si didampingi Ketua TP-PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, dan Wakil Ketua, Sri Hidayani Sonny, Asisten III, Martoni, S.Sos, M.Si, Kadis Sosial PPKBPPPA, Drs. Osman Bin Nur, M.Si, Kadis Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita anas, M.P, kader posyandu serta RT se-Kelurahan Balai-Balai.

“Kami siap dinilai, dievaluasi serta diberi pembinaan agar ke depan posyandu kami ini lebih baik lagi,” kata Sekdako Sonny.

Disebutkannya, penilaian ini akan menjadi sebuah gebrakan baru bagi kader untuk mengetahui di mana kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Karena posyandu saat ini tidak hanya tentang Kesehatan, melainkan banyak aspek sosial lainnya ada di posyandu.

Selain itu ia juga mengharapkan kritik dan saran yang bisa membangun Posyandu Gebra ini. “Serta kami juga berharap bisa menjadi posyandu terbaik untuk Sumatera Barat. Menjadi juara bukan hanya tujuan utama kami, namun menjadi yang terbaik adalah cita-cita kami,” pungkasnya.

Sementara itu Quartita mengatakan, dalam penilaian kali ini, tidak lomba yang diutamakan. Tim hadir di sini untuk melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap para kader.

“Kami sangat mengapresiasi Posyandu Gebra ini, karena bisa masuk nominasi lima besar. Ini sudah menjadi sebuah hasil yang sangat luar biasa dan tidak terlepas dari kontribusi kader dan pihak lainnya,” sebut Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Adat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar itu.

Quartita juga meyampaikan penilaian ini sudah menjadi penilaian yang kedua. Penilaian pertama ekspose berupa domumentasi dari setiap posyandu dan hari ini tim melihat langsung hasil dari ekspose tersebut.

“Posyandu saat ini bukan hanya tentang kesehatan melainkan sudah banyak aspek lingkup sosial di dalamnya dan ini yang akan dinilai tim,” tuturnya.

Aspek tersebut di antaranya perlengkapan administrasi posyandu, hari buka posyandu dan kemampuan kader. Peran serta masyarakat terhadap hasil yang dilaksanakan kader. Peran tim pokjanal posyandu, inovasi dan pelayanan posyandu, serta yang terakhir pembinaan posyandu.

“Setiap aspek ini akan kami nilai dan akan kami evaluasi apakah ada yang kurang ataupun mana yang perlu diperbaiki,” tutupnya. (Dian)