Fokus  

KPK Bantah Info Penggeledahan Kementerian ESDM Bocor!

Kantor KPK di Kawasan Kuningan. (Foto: Abdi)

JAKARTA, EKSPRESNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampik isu yang beredar di publik soal bocornya informasi penggeledahan Kementerian Energi, Sumber Daya dan Mineral (ESDM), yang diduga sengaja dilakukan oleh Ketua KPK, Firli Bahuri. Informasi tersebut datang dari pesan singkat yang beredar di jagat media sosial.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri menegaskan, informasi tersebut tidak benar adanya. Menurutnya, jika memang publik memiliki sumber informasi atas isu tersebut, untuk melaporkannya ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. “Disanalah (Dewas KPK) akan diuji, bukan diobral di ruang publik dengan dibumbui narasi bermodalkan asumsi. Laporan harus berbasis data, bukan asal tuduh dan persepsi semata,” ujar Ali kepada MPI, Sabtu 8 April 2023.

Ali menambahkan, bahwa pihaknya terbiasa dituduh melalui isu semacam itu. Namun, ia kembali menegaskan, tindakan tersebut hanya bagian dari upaya pihak-pihak tertentu untuk memperlambat proses penyidikan kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani lembaganya. “Pada akhirnya semua hanya tuduhan belaka dengan tujuan untuk mengganggu upaya pemberantasan korupsi,” kata Ali.

Ihwal kasus dugaan korupsi Tunjangan Kinerja (tukin) di Kementerian ESDM, Ali menyampaikan kasusnya masih berjalan di lembaga anti rasuah tersebut. “Saat ini, perkara tersebut sudah naik pada proses penyidikan, semua pimpinan sepakat, dengan dasar ditemukan setidaknya 2 alat bukti permulaan dan menemukan pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.

“Kami akan tuntaskan semua,” ujar Ali. Sekadar informasi, Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri, untuk kedua kalinya ke Dewas KPK.

Ketua Umum PB KAMI, Sultoni menjelaskan laporan kepada Dewas tersebut dilakukan lantaran ketidaktegasan KPK dalam memberantas korupsi. Ia pun menjelaskan alasan pelaporan yang mengarah kepada Firli Bahuri tersebut. “Berdasarkan Interogasi Tim penyidik ke pada Mr. X (pihak Kementerian ESDM), mengatakan dokumen itu didapat dari Mr. F yang diberikan kepada menteri ESDM,” ujar Sultoni melalui keterangannya.

Di sisi lain, Anggota Dewas KPK, Albertina Ho mengungkapkan pihaknya telah menerima laporan yang menyeret nama Ketua KPK tersebut. Saat ini, ia menegaskan Dewas KPK tengah mendalami laporan tersebut. “Ada laporan benar, dan masih diproses sesuai SOP di Dewas,” ujar Albertina kepada MPI.

Albertina menambahkan, nama Firli Bahuri sajalah yang saat ini diperiksa dalam kasus dugaan pembocoran informasi terhadap Kementerian ESDM tersebut. “Yang dilaporkan Ketua KPK, Firli Bahuri. Untuk kasus lidik di (Kementerian) ESDM,” ujar Albertina. (Red)