Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman Demo PT Anam Koto Tak Kantongi Izin

0

EkspresNews.com – Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman melakukan orasi demontrasi dilokasi areal Perkebunan perusahaan PT.Anam Koto, Rabu 06 Januari 2021 Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman, Pasbar – Sumbar.

“Ya benar, ratusan warga yang tergabung di Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman melakukan  orasi dilokasi areal perkebunan PT.Anam Koto yang mana diduga dikelola oleh perusahaan proses HGU nya diduga ilegal,” ujar Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman Asim Simanjuntak.

Aksi ini merupakan aksi demontrasi yang ketiga kalinya, aksi dilakukan karena pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan keltan Anak Nagari Rantau Pasaman sesuai putusan perkara atas nama Yunasril, kami menuntut PT.Anam Koto dicabut perizinan HGU nya karena dianggap ilegal.

Kapolsek Gunung Tuleh AKP Mulyadi  meminta massa agar tidak melakukan tindakan anarkis, mengenai izin keramaian Poktan ini tidak ada izin keramaian dari pihak Kepolisian. 

Pihaknya atas intruksi pimpinan melakukan pengamanan terkait orasi Keltan Anak Nagari Rantau Pasaman kepada ketua kelompok tani dan kepada masyarakat bahwasannya silakan melakukan kegiatan-kegiatan yang ada tapi jangan melakukan anarkis.

Ia mengatakan kelompok tani sudah berusaha melakukan upaya hukum melaporkan kepada Polda Sumbar, dan sudah diterbitkan oleh Polda Sumbar. Surat Pemberhentuan Penyelidikan Perkara (SP3) karena tidak ditemukan unsur pidana.

Selanjutnya ditambahkan bahwa keltan Anak Nagari Rantau Pasaman memaksakan kehendaknya untuk menduduki lahan HGU dan menciptakan kerumunan yang mana tidak mengindahkan ketentuan pemerintah sesuai dgn Undang – Undang karantina kesehatan dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Ia menjelaskan, akan tetapi kelompok tani mensomasi  menyatakan pihak Polri tidak serius menangani kasus pidana kepada ketua kelompok tani bahwasannya masih ada upaya hukum yang harus dilakukan, yaitu upaya hukum perdata untuk bisa membatalkan tuntutan dari keltan, namun mesti ada putusan inkrah perdata yang akan memperoleh kepastian hukum siapa pemilik sebenarnya,  siapa yang punya hak yang sebenarnya, kalau nanti hukum perdata itu dimenangkan mari kita bersama-sama membuktikan di lapangan.

Kapolsek Gunung Tuleh AKP Mulyadi mengatakan dalam kondisi pandemi saat ini , Kelompok Tani Anak Rantau Pasaman tidak pernah diberikan izin keramaian oleh pihak kepolisian  untuk melakukan aksi orasi di PT.Anam Koto.

Sementara itu, Pihak Perusahaan Legal Manager PT.Anam Koto JA Tamba mengatakan, PT.Anam Koto  mengaku bahwa lahan yang didatangi massa ini adalah lahan HGU PT.Anam Koto sebagai pemilik lahan yang sah pihak PT akan mempertahankan HGU tersebut.

Hingga berita ini terbitkan, pantauan di lokasi demontrasi terlihat sejumlah anggota keltan memasang tenda dan bermalam dilokasi demo, hingga melakukan kegiatan memasak di dalam tenda yang mereka dirikan. (Buyung)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.