Kasatker PNP Riau, Aldino Herupriawan : Optimis Menjaga Kelanjutan Program Perumahan Di Tengah Covid-19

0

Pekanbaru, EkspresNews.com – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Zubaidi, ST., MT mengungkapkan perlu upaya untuk tetap menjaga keberlanjutan program-program yang saat ini sedang berjalan di kala pandemi Covid-19. Zubaidi mengapresiasi berbagai terobosan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan terhadap kegiatan yang saat ini sedang berjalan salah satunya membentuk tim monitoring wasdal online.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau, Aldino Herupriawan, ST., MT mengatakan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini yang terpenting adalah konsolidasi secara internal dengan melakukan upaya serta mencari solusi. Aldino mengatakan di Provinsi Riau saat ini Covid-19 mengalami peningkatan yang sangat tinggi sehingga membatasi kegiatan monitoring secara langsung ke lokasi, namun pandemi ini bukan lah menjadi penghalang untuk tetap melaksanakan kegiatan yang sedang berjalan, dengan adanya monitoring oleh tim wasdal online ini sangat membantu kegiatan pengawasan dan pengendalian untuk tetap mengawal pencapaian progres pada Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Riau.

Hal ini dibuktikan dengan kinerja Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau sebagai Satker dengan peringkat terbaik Nasional. Laporan e-monitoring PUPR yang dapat diakses secara online merupakan indikator penilaian terhadap kinerja seluruh satker di Indonesia.

Terlihat pada status update tanggal 05/08/2021 dengan perolehan progres fisik 60,96% dan keuangan 75,46% Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Riau menduduki peringkat pertama se-indonesia dilingkungan Direktorat Jenderal Perumahan. “Dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 sekarang ini kita perlu tetap bersabar, optimistis, tetap disiplin, dan bekerja sama untuk keluar dari masa sulit ini,” ujar Aldino.

Aldino juga mengapresiasi kinerja masing-masing PPK-nya yang memiliki langkah-langkah khusus dalam menjaga keberlanjutan Program. PPK Pembangunan Rumah Susun dan Rumah Khusus, Andi, ST optimis bisa segera menyelesaikan semua proyek yang sedang berjalan lebih cepat dari schedule rencana. “Target untuk kegiatan Pembangunan Rumah Susun, kita akhir September optimis 100%,” katanya.

Sebelumnya, dalam paparan realisasi kegiatan monev, Andi mengungkapkan pihaknya tetap berupaya menjaga keberlanjutan konstruksi di saat pandemi Covid-19 dengan melakukan pembatasan ekstra keluar-masuk lokasi proyek dengan melampirkan bukti vaksin oleh pekerja yang baru datang dari luar daerah serta wajib izin kepada PPK bagi personil yang akan meninggalkan lokasi, sedangkan pengerjaan proyek tersebut harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Berdasarkan data laporan progres terakhir Pembangunan Rumah yang ada di Pekanbaru yaitu Rusun Yayasan Laman Emas Riau STAI Lukman Edy sudah mencapai 61,45% dan Pembangunan Rumah Susun Yayasan Amal Mulia Ponpes Miftahul mencapai 55,10 %, sedangkan Pembangunan Rumah Susun Ponpes Syeh Burhanudiin Kuntu di Kabupaten Kampar telah mencapai 76,04%.

“Saat ini pekerjaan sudah memasuki Pekerjaan Arsitektur Bagian dalam hunian dan Pekerjaan Atap. Berdasarkan jadwal rencana percepatan pertengahan agustus ini sudah topping off seluruhnya,” imbuhnya.

Pada kegiatan lainnya PPK Rumah Swadaya dan RUK, Evy Linawaty Parsaulian, SH., MH menyatakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berkonstribusi besar dalam pencapaian Progres Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Riau pada triwulan I/2021 dengan nilai Rp. 32,1 Milyar.

Dalam catatan laporan realisasi sampai dengan akhir agustus lalu progres telah mencapai 86,06 % dengan jumlah rumah yang sudah selesai 100% sebanyak 1.305 rumah dari total alokasi 1.605 rumah.

Dari sisa bobot yang belum terlaksana sisanya adalah lokasi yang termasuk dalam Alokasi Anggaran PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang SK ya baru terbit di bulan juli lalu, Sedangkan untuk kegiatan PSU Rumah Umum dan Komersial progres masih berjalan normal dengan capaian bobot realisasi 38,49 %.

Evy mengungkapkan pihaknya tetap berupaya menjaga keberlanjutan konstruksi di saat pandemi Covid-19 dengan membuat SOP khusus terkait izin pelaksanaan dan penugasan yang dilakukan secara online sehingga pelaksanaan tetap bisa dikawal secara langsung oleh PPK.

“Kita juga apresiasi terhadap kinerja TFL dan Tenaga Ahli dilapangan yang tetap menjaga produktifitas dan disiplin dalam kondisi pandemi Covid-19. “Semoga dengan pelayanan dari tenaga-tenaga dilapangan akan lebih mempermudah dan progres bisa lebih cepat dari target rencana,” jelasnya. (Adv)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.